Senin, 13 Mei 2024

Macam-macam Tuner

 Ada tiga macam jenis tuner berdasarkan metode pergeseran frekuensinya :

  1. Tuner manual : Tuner  manual pada umumnya ditemukan pada perangkat televisi model lama yang masih manual.Biasanya tuner jenis ini memiliki metode pergeseran menggunakan varco yang dilengkapi knop.Pada dasarnya ,jenis tuner ini terdiri dari 1 band untuk modul tuner saja.
  2. Tuner VT : Jenis tuner ini memiliki metode pergeseran menggunakan tegangan sebagai pengontrolnya.Reaktor aktif pada tuner ini menggunakan dioda varaktor.Tuner VT ini memiliki ciri-ciri menggunakan pin atau kaki yang digunakan sebagai inputan tegangan kontrol frekuensi yang disebut kaki Voltage Tune (VT).Untuk tegangan VT memiliki rentang 0-30 Volt.Televisi model lama memiliki tegangan VT yang dihasilkan oleh potensio atau trimpot pemilih channel dan untuk televisi model terbaru sudah menggunakan IC program untuk sistem pengontrolnya.
  3. Tuner PLL : Tuner PLL memiliki metode pergeseran yang sama dengan jenis tuner VT,pembedanya jenis tuner PLL dilengkapi rangkaian PLL.Penggunaan rangkaian PLL ini memudahkan pergeseran menggunakan data yang dikirim oleh IC program menuju proses PLL pada tuner.Umumnya ,tuner ini menggunakan bus data dengan jenis 12C karena bus tersebut sudah digunakan pada desain televisi.Tuner ini memiliki ciri utama yaitu terdapat pin atau kaki  SDA dan SCL serta pin untuk sumber tegangan VT tetap.

Sabtu, 11 Mei 2024

Relay

Relay adalah komponen yang dipakai dalam berbagai kebutuhan alat-alat elektronika, seperti untuk rangkaian radio control aeromodelling. Komponen elektromagnet adalah switch mekanik yang dipasang bersamaan dengan angker elektromagnet dan kumparan. Jika arus melalui gulungan, maka Medan magnetnya akan menarik jangkar untuk menutup atau membuka. Bila tidak ada arus, maka relaynya akan bergerak ke posisi semula. Relay AC dan DC bekerja dari 16, 12, 24, 48, 117 dan 240 volt.

Adaptor

Adaptor adalah : alat penstabil arus yang berfungsi menyesuaikan arus dengan kebutuhan sirkuitnya. Misalkan, sumber asli arusnya berkekuatan 100 watt, sedangkan sirkuit alat elektronikanya hanya memerlukan kekuatan 6 volt  atau 9 volt, maka alat ini bisa digunakan untuk menstabilkan arus agar alat elektronika bisa bekerja sesuai dengan arus yang diperlukan.