a. Komunikasi dan informasi
Komunikasi
memegang peranan yang sangat penting dalam kehidupan kita karena kita selalu
terlibat dalam salah satu bentuknya, misalnya:
1) percakapan antar individu;
2) mengirim dan/atau menerima surat;
3) percakapan melalui telepon;
4) melihat televise;
5) mendengarkan radio, dan
lain-lain.
Tujuan teknik
komunikasi ialah bagaimana menyampaikan informasi ke tempat tujuan dengan cepat
dan tepat.
Terdapat berbagai cara untuk melakukan
komunikasi misalnya dengan suara, gerak-gerik atau lambang-lambang dalam bentuk
gambar. Sebelum ditemukannya sinyal listrik komunikasi jarak jauh dilakukan dengan menggunakan
antara lain bunyi-bunyian seperti tambur, kentongan, asap (misalnya: cara suku
Indian di Amerika), binatang (misalnya merpati pos), kurir, atau sinyal cahaya
(misalnya pada kapal laut). Pada masa kini komunikasi jarak jauh sebagian besar
menggunakan terutama sinyal listrik ataupun elektro-optik. Alasan penggunaan
sinyal listrik ialah jarak yang dapat dicapainya dapat dikatakan tidak terbatas
dan kecepatannya sangat tinggi (kira-kira 300.000 km per detik).
Pembangkitan
sinyal listrik relatif mudah demikian pula proses pengubahan bentuk sinyal lain
ke dalam besaran listrik dan sebaliknya dapat dikatakan sangat mudah. Misalnya
suara yaitu besaran tekanan udara dapat dengan mudah diubah menjadi besaran
listrik dengan pertolongan mikrofon dan loudspeaker dengan sempuma dapat
mengembalikan sinyal listrik tersebut kembali ke bentuk asalnya yaitu tekanan
udara. Besaran lain dapat diubah menjadi besaran listrik dengan bantuan alat
pengubah, yang umumnya dinamakan "transduser", yang tepat.
Masalah utama
dalam komunikasi ialah efisiensi yaitu menyalurkan informasi secepat mungkin
dengan kesalahan sesedikit mungkin. Di dalam membicarakan komunikasi, informasi
yang ingin disampaikan telah diubah bentuk asalnya menjadi besaran listrik yang
digambarkan oleh bentuk gelombang listrik tertentu (misalnya gelombang
sinusoidal, pulsa, dan lain lain). Besaran listrik ini kemudian dibawa ke
tempat tujuannya sedapat mungkin dalam keadaan yang tepat sama seperti aslinya.
Sebagai contoh. bilamana 2 orang ingin
berkomunikasi satu dengan yang lain yaitu melakukan pembicaraan suara, mereka
dapat menggunakan sepasang kawat yang ujungnya dilengkapi dengan mikrofon dan
loudspeaker. Mikrofon bertugas mengubah gelombang suara menjadi gelombang
listrik, kawat menyalurkan gelombang listrik tersebut ke tempat tujuannya yaitu
loudspeaker, sedangkan loudspeaker tersebut mengubah kembali gelombang atau
sinyal listrik tersebut kembali menjadi gelombang suara yang sama dengan yang
dikirimkan oleh orang pertama tadi.
Pihak kedua akan menerima berita yang
dikirimkan oleh pihak pertama. Proses yang sama akan terjadi bila pihak kedua
menjawab ataupun melakukan percakapan dengan pihak pertama. Tetapi bila
jaraknya terlalu jauh maka gelombang listrik yang umumnya berupa tegangan
listrik yang dikirimkan akan mengalami gangguan yaitu berkurang besamya
(peredaman atau attenuation) sehingga
besar kemungkinan tegangan pada penerima demikian kecilnya sehingga informasi
yang diterima tidak jelas.
Dalam penyalurannya informasi mengalami gangguan
lain yang dikenal sebagai derau (noise). Bila derau ini terlalu besar
informasi yang dikirimkan akan terganggu. Penggunaan penguat (amplifier) tidak
akan memecahkan masalah karena baik sinyal informasi maupun derau tersebut akan
diperkuat bersama-sama. Di dalam komunikasi harus diusahakan agar pengaruh
derau diperkecil dan kalau dapat dihilangkan sama sekali. Berbagai teknik
mengurangi pengaruh derau ini telah dirancang dan dipergunakan dengan hasil
yang memuaskan.
Dalam proses komunikasi
umumnya sinyal informasi tidak langsung disalurkan ke penerima tetapi mengalami
perubahan terlebih dahulu supaya jarak yang dapat dicapainya dapat jauh. Untuk
mencapai jarak jangkauan yang diinginkan diperlukan energi. Energi yang
dibutuhkan harus diberikan pada sinyal informasi tersebut. Sinyal informasi ini
yang biasanya dibawa oleh suatu gelombang pembawa (carrier) mempunyai
cukup energi untuk mencapai tempat tujuannya. Proses pengubahan sinyal informasi
agar dapat dibawa oleh gelombang pembawa untuk penyaluran disebut modulasi.
Pada penerima terjadi proses sebaliknya yaitu, penerimaan sinyal informasi dari
gelombang pembawa. Proses ini disebut demodulasi.Untuk
menyalurkan informasi baik yang dibawa oleh gelombang pembawa maupun tidak
diperlukan suatu medium yang umumnya dikenal sebagai saluran transmisi. Saluran
transmisi ini mempunyai berbagai bentuk dan ragam. Pemilihannya ditentukan oleh
berbagai faktor seperti harga, biaya operasi dan besaran teknik seperti
kecepatan, lebar frekuensi dan lain-lain. Oleh karena saluran transmisi pada
dasamya cukup mahal harganya, penggunaannya harus seefisien mungkin. Akibatnya
timbul usaha untuk menyalurkan informasi dari berbagai sumber melewati satu
saturan transmisi seperti misalnya multiplexing baik dalam bentuk
frekuensi ataupun waktu.
Di dalam komunikasi yang hendak disampaikan ialah
informasi. Informasi ini dapat berupa suara, tulisan atau gambar. Dan
perkembangan terakhir data. Walaupun semua bentuk informasi di atas sekarang
ini dapat dipandang sebagai data, tetapi pada umumnya yang dianggap data ialah
informasi atau sinyal yang dapat diolah lebih lanjut oleh perangkat pengolah
data yang umumnya ialah komputer.
Informasi yang berbentuk sinyal listrik yang
disalurkan ke tempat yang jauh mula-mula menggunakan kode Morse, yaitu yang
dikenal sebagai sistem telegraf. Telegraf merupakan pelopor komunikasi dengan
sinyal listrik. Kemudian dikembangkan penyaluran informasi suara yaitu sistem
telepon yang diketemukan oleh Alexander Graham Bell.
Telepon merupakan bentuk
komunikasi yang efisien karena dalam satu satuan waktu informasi yang
disampaikannya sangat besar jumlahnya, apalagi jikalau diterima
langsung oleh manusia. Oleh karena itu dengan cepat sistem telepon meninggalkan
sistem telegraf dan berkembang terus dengan pesat sampai sekarang ini. Sistem
telepon merupakan sistem komunikasi yang perkembangannya sangat pesat dan
teknologinya semakin canggih.
Sistem telepon yang telah terpasang di seluruh
dunia merupakan sistem yang paling kompleks yang pemah dibuat manusia. Hampir semua tempat di dunia
dapat dicapai dengan pesawat telepon. Semua informasi diperoleh dan
disebarluaskan dengan bantuan jaringan komunikasi telepon.Informasi suara juga dapat disalurkan melalui sistem siaran radio, tetapi
cara ini bermanfaat kalau informasi tersebut berlaku umum dan tidak bersifat
pribadi. Oleh karena itu
perkembangannya tidaklah sepesat komunikasi telepon. Penggunaan komunikasi
radio sangat dibatasi oleh peraturan-peraturan yang ketat yang tidak boleh
dilanggar.
Jenis informasi lain yang sering hendak disalurkan ialah gambar (video)
yaitu umumnya, berupa siaran televisi. Perkembangan teknologi memungkinkan
dikirimnya gambar dengan cara lain yaitu melalui saluran telepon.
Percobaan-percobaan ke arah ini telah dilakukan dan cukup berhasil. Bilamana
yang dikirimkan berupa gambar yang termasuk golongan grafik (yaitu gambar tanpa
gerakan misalnya foto, gambar teknik, dan lain-lain) sistem telepon sudah dapat
menunjangnya dengan sempuma yaitu dengan peralatan facsimile yang pemakaiannya
berkembang dengan pesat pada beberapa tahun terakhir ini.
Dengan perkembangan teknik digital dan sistem
pengolahan data (data processing) mulailah perkembangan sistem
komunikasi yang lain yang dikenal sebagai sistem komunikasi data. Dalam sistem
ini yang disalurkan adalah data. Komunikasi data menuntut keandalan yang tinggi
karena dalam informasi suara atau berita (message), kesalahan (sampai
batas tertentu) yang terjadi tidak akan mengubah arti sebenamya dari informasi
yang cacat tersebut karena manusia dapat memperbaiki kesalahan tersebut dengan
menarik kesimpulan berdasarkan konteks dari informasi itu.
Sedangkan komunikasi
data hampir tidak mempunyai kemungkinan ini karena alat pengolah data sampai saat
ini tidak dapat melakukan penarikan kesimpulan berdasarkan konteks yang
dihadapinya. Dengan penggunaan kode khusus keandalan data yang diterima maupun
dikirimkan dengan menggunakan saluran komunikasi dapat dijaga agar tetap
tinggi.
Perkembangan lebih lanjut dari teknik telekomunikasi ialah pengintegrasian
semua jenis komunikasi yang masing-masing mempunyai jaringan tersendiri menjadi
satu. Sistem seperti ini dikenal dengan nama ISDN (Integrated Services Digital
Network) atau Jaringan Pelayanan Digital Terpadu.
b. Bentuk
Komunikasi
Macam-macam telekomunikasi yang kita kenal saat ini:
1)
Komunikasi suara
2)
Komunikasi berita dan gambar
3)
Komunikasi data
1)
Komunikasi suara
Komunikasi suara merupakan bentuk komunikasi
yang paling umum. Beberapa cara yang telah dikembangkan jangkauannya dapat
meliputi hampir semua tempat di dunia. Karena melihat manfaat dan kebutuhannya
dikembangkanlah berbagai cara komunikasi suara yang
masing-masing
digunakan sesuai dengan keadaan dan kebutuhan setempat. Beberapa cara
komunikasi suara yang umum dikenal:
Komunikasi
radio siaran (Radio Broadcasting)
Informasi
dipancarkan ke segala arah siapa pun diperbolehkan menerima informasi itu.
Informasi yang dikirimkan biasanya bersifat umum. Jangkauannya agak terbatas
tergantung dari daya pemancamya serta izin operasinya. Jumlah pihak yang
mengirimkan informasi sangat dibatasi karena adanya peraturan baik lokal maupun
intemasional yang harus dipatuhi.
a)
Komunikasi radio amatir
Informasi
juga, dipancarkan ke segala arah tetapi jumlah pengirim dan penerima informasi
terbatas pada mereka yang mempunyai izin beroperasi. Sifat informasi biasanya
pribadi.
b)
Komunikasi radio 2 arah
Informasi terbatas
pada pengirim dan penerima yang beroperasi
dengan saluran atau frekuensi yang sama hingga sifat pribadi dapat terjaga.
Informasi umumnya bersangkutan dengan kegiatan niaga (business). kepentingan
umum maupun pertahanan dan keamanan. Jarak jangkaunya umumnya terbatas.
c)
Komunikasi radio antar penduduk (Citizen Band)
Sebagaimana
namanya hubungan komunikasi ini bersifat pribadi. Jarak jangkaunya sangat
terbatas dan kerahasiaan tidak terjamin karena semua pesawat penerima sistem
komunikasi ini dapat menerima informasi yang disampaikan.
d)
Komunikasi telepon
Merupakan
bentuk komunikasi suara yang paling bermanfaat dan yang paling besar lingkup
jangkauannya. Hampir semua tempat di dunia dapat dicapai oleh sistem
ini. Informasi dapat bersifat pribadi mumi maupun niaga. jumlah informasi yang
disampaikan
tidak dibatasi. kerahasiaan dapat dijaga. Pengoperasian pesawat
penerima maupun pengirim tidak memerlukan keahlian maupun pendidikan khusus.
2)
Komunikasi dan berita gambar
Dalam
bentuk komunikasi ini informasi yang dikirimkan adalah berita tertulis ataupun
gambar. Gambar yang dikirim berupa gambar hidup (dikenal sebagai video) atau gambar diam
(statis) misalnya gambar teknik, Grafik, dan lain-lain. Komunikasi macam ini
sangat penting dalam dunia niaga karena adanya bukti tertulis (hardcopy) yang
juga merupakan salah satu keuntungan dibandingkan dengan komunikasi suara.
Komunikasi suara unggul dalam hal kecepatan serta jumlah informasi dalam satu
saat yang dapat disampaikannya.
Beberapa
cara komunikasi berita dan gambar yang umum dikenal:
a)
Komunikasi telegraf
Adalah bentuk komunikasi
berita yang paling tua. Umumnya berita dikirimkan dalam kode Morse. Dibutuhkan
operator yang memahami kode ini agar dapat mengirimkan dan menerima berita.
Biaya tidak terlalu tinggi untuk berita yang pendek. Jumlah berita yang dapat
dikirimkan per satu satuan waktu terbatas karena kebutuhan akan operator khusus
tadi. Berita yang akan disampaikan harus
dikumpulkan di lokasi tertentu untuk dikirimkan ke tempat tujuan.
b)
Komunikasi telex
Mirip
dengan komunikasitelegraf, tetapi dalam sistem ini digunakan perangkat yang
mirip mesin tik sehingga tidak diperlukan operator yang khusus mengenal kode yang
digunakan. Perangkat penerima dan pengirim berada. di lokasi pelanggan sendiri.
Informasi dapat langsung dikirim dan diterima sehingga kerahasiaan lebih
terjaga. Informasi hanya dapat dikirimkan pada penerima yang tersambung pada
jaringan telex ini.
c)
Komunikasi facsimile
Melalui
saluran telepon dikirimkan informasi berita berupa gambar statis ataupun segala
sesuatu yang tertulis atau tercetak. Dapat dianalogikan dengan mesin foto copy jarak
jauh. Facsimile mempunyai keuntungan lebih daripada telex karena adanya
kemungkinan mengirimkan gambar.
d)
Komunikasi siaran televisi
Sebelum berkembangnya komunikasi data bentuk
komunikasi ini merupakan satu-satunya bentuk komunikasi gambar bergerak (video).
Pada beberapa negara siaran televisi disalurkan melalui jaringan kabel khusus
dan sistem ini dikenal sebagai Cable Television. Umumnya semua pesawat televisi
dapat menerima informasi yang disalurkan kecuali jikalau pemancar menghendaki
sebaliknya (misalnya pada Cable Television atau siaran televisi terbatas). Dengan
berkembangnya teknologi dan teknik komunikasi. dua cara di atas dapat
dikombinasi. misalnya video-phone yaitu
hubungan telepon dengan gambar.
3)
Komunikasi data
Bentuk komunikasi lain yang saat ini sedang
berkembang dengan pesat yaitu menyalurkan informasi berupa data ke penerima. Komunikasi
data merupakan bentuk khusus dari komunikasi umumnya. Setiap macam komunikasi
mempunyai sifat-sifat khasnya yang tersendiri. Tujuan yang ingin dicapai sama
untuk setiap sistem komunikasi yaitu mengalihkan informasi dari satu tempat ke
tempat lain. Di dalam komunikasi data. informasi ini umumnya disebut data atau
berita. Berita atau message ini dapat mempunyai berbagai macam bentuk
misalnya rumus matematika, tulisan, gambar, dan lain-lain.
Berita inilah yang
dikembangkan proses komunikasi data. Secara langsung data dapat dikirimkan oleh
peralatan pengolah data atau juga penerimanya. Berbagai sistem atau merk
perangkat pengolah data sekarang dapat saling berhubungan tukar menukar data
dan informasi. Jarak dan waktu tidak lagi menjadi masalah yang besar. Informasi
yang dahulu terbatas baik penggunaan maupun persediaannya menjadi tersedia
secara luas. Penyebarluasan informasi dapat berlangsung dengan cepat melampaui
batas-batas geografik serta politik.
Dengan berkembangnya komunikasi data.
berbagai bentuk jasa yang menyangkut pengambilan dan penyebarluasan informasi
berkembang demikian pula teknologi komunikasi serta teknologinya juga berkembang
dengan pesat.