Minggu, 10 November 2024

Rambu-rambu keselamatan dan kesehatan kerja

  1.  Upaya pelaksanaan keselamatan dan kesehatan kerja di tempat kerja, contohnya bengkel/laboratorium adalah dengan pemasangan rambu-rambu k3 rambu-rambu k3 dapat berupa gambar, poster, tulisan, semboyan serta simbol untuk mengingatkan pekerja akan kondisi yang dapat membahayakan keselamatan dan kesehatan. 

Peran rambu k3 adalah memperkecil risiko terjadinya kecelakaan kerja. 

Dasar hukum yang mengatur tentang pemasangan rambu-rambu k3 adalah sebagai berikut. 

  1. UU nomor 1 tahun 1970 Pasal 14b, berubah imbauan untuk memasang gambar keselamatan kerja serta semua bahan pembinaan lainnya di tempat yang mudah dilihat dan dibaca oleh pegawai, pengawas atau ahli keselamatan kerja. 
  2. Permenaker nomor 5 tahun 1996 tentang sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja (SMK 3). Dalam permainan agar ini rumah dijelaskan bahwa pemasangan rambu-rambu keselamatan kerja dan tanda pintu darurat harus sesuai dengan standar dan pedoman. Rambu-rambu k3 yang dipasang pada tempat kerja dikelompokkan menjadi tiga bagian, yaitu sebagai berikut. 
  • Rambu-rambu yang menyatakan Informasi
  • Rambu-rambu yang menyatakan perintah

  • Rambu-rambu menyatakan larangan 


Selain rambu-rambu K3,perlu untuk memasang poster yang berkaiatan dengan bidang pekerjaan yang dilaksanakan agar mencegah terjadinya kecelakaan kerja.Poster ini berisi pesan ajakan atau larangan berkaiatan dengan keselamatan dan kesehatan kerja.Contoh poster yang berkaitan pekerjaan listrik dan elektronika ,dapat dilihat sebagai berikut.


Contoh poster berisi peringatan bahaya listrik


Contoh poster berisi pesan agar berhati-hati saat melakukan pekerjaan menyolder

 Lanjut Klik di macam macam bahaya di tempat kerja


Kamis, 07 November 2024

Jenis-jenis PCB berdasarkan jumlah lapisannya

Berdasarkan jumlah lapisannya rumah PCB dapat dibagi menjadi single sided PCB, Double Sided PCB dan Multilayer PCB. Berikut ini adalah jenis-jenis PCB berdasarkan jumlah lapisannya. 

  1. Single sided PCB : single sided PCB atau papan rangkaian cetak satu sisi adalah jenis PCB yang hanya terdiri dari satu lapisan tembaga yang tertempel di satu sisi substrat PCB PCB jenis ini biasanya digunakan pada rangkaian elektronik yang sederhana dan biaya produksinya juga relatif lebih murah. 
  2. Double Sided PCB : double sided PCB atau papan rangkaian cetak dua sisi adalah jenis PCB yang terdiri dari dua lapisan tembaga. Lapisan tembaga tersebut tertempel di kedua sisi substrat spesifik. Lubang pada PCB double sided PCB juga berfungsi sebagai jalur penghubung antar satu lapisan tembaga di satu sisi dengan lapisan tembaga di sisi lainnya. 
  3. Multilayer PCB : Multilayer PCB yang terdiri dari beberapa lapisan substrat dan lapisan tembaga yang dipisahkan oleh lapisan insulator. Multilayer PCB ini biasanya digunakan pada rangkaian elektronik yang kompleks. Umumnya terdiri dari 4 lapisan, 6 lapisan 8 lapisan, 10 lapisan hingga 16 lapisan. 
Jenis-jenis PCB berdasarkan fleksibilitasnya 

Selain jumlah lapisan, PCB juga dapat dibedakan berdasarkan fleksibilitasnya. Berikut ini adalah jenis-jenis PCB berdasarkan fleksibilitasnya. 
  1. Rigid PCB : jika diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia, rigid berarti kaku. Jadi yang dimaksud dengan rigid PCB adalah papan rangkaian cetak yang kaku dan tidak dapat dilipat atau tidak fleksibel. Rigid PCB terbuat dari bahan substrat yang padat dan kaku seperti fiberglass sehingga memang sengaja dibuat untuk tidak dapat dilipat atau dibengkokkan. 
  2. Flex PCB : Flex PCB atau Flexible PCB adalah PCB yang substratnya terbuat dari bahan plastik yang fleksibel bahan dasar ini memungkinkan PCB dibengkokkan tanpa merusak rangkaian yang ada pada PCB tersebut. 
  3. Rigid-Flex PCB : Rigid-Flex PCB merupakan gabungan dari teknologi Rigid PCB dan Flex PCB ya itu terdiri dari rigid PCB dan flex PCB . Umumnya rigid PCB dihubungkan dengan flex PCB.

Selasa, 05 November 2024

Penerapan k3 di perusahaan atau lingkungan kerja

 Dalam rangka mewujudkan K3LH di lingkungan perusahaan ada tiga hal yang dapat dilakukan oleh setiap insan perusahaan. 

  1. Mematuhi aturan-aturan terkait k3 yang berlaku di tingkat nasional maupun internasional. 
  2. Menjaga serta menciptakan lingkungan kerja yang aman dengan meminimalkan terjadinya kecelakaan kerja 
  3. Menangani masalah pencemaran lingkungan hidup yang terjadi secara efisien. 

Minggu, 03 November 2024

Trimpot

Pengertian Trimpot

Trimpot adalah singkatan dari potensiometer trimmer. Ini merupakan jenis resistor yang dapat diatur nilainya dan biasanya ditemukan dalam proyek desain elektronik.

Secara prinsip, peran trimpot dalam suatu rangkaian adalah memberikan kendali yang akurat terhadap tingkat tegangan sinyal keluaran. Pada dasarnya, trimpot mengatur total resistansi di dalamnya.

Saat dipasang pada papan rangkaian PCB trimpot dapat diatur ulang menggunakan obeng untuk mengubah nilai resistansinya.

Ketika trimpot digunakan sebagai jenis resistor variabel (dihubungkan sebagai rheostat), mereka juga sering disebut resistor preset.

Bahan yang digunakan dalam trek resistif trimpot beragam, tetapi yang paling umum adalah komposisi karbon atau cermet.

Fungsi Trimpot

Fungsi utama Trimpot serupa dengan potensiometer konvensional, yaitu untuk mengatur resistansi atau tahanan dalam suatu rangkaian listrik. Namun, ada beberapa perbedaan penting dalam penggunaan dan aplikasi Trimpot.

Dalam banyak aplikasi, trimpot digunakan untuk mengatur parameter seperti kecerahan layar, volume suara, atau parameter lainnya yang dapat disesuaikan. Prinsip kerja ini memungkinkan trimpot untuk menjadi komponen yang sangat berguna dalam menghasilkan nilai resistansi yang bervariasi sesuai dengan kebutuhan, dan ini merupakan aspek penting dalam desain sirkuit elektronik.

Jenis-Jenis Trimpot

Trimpot terbagi menjadi dua jenis, yaitu single turn trimpot dan multi-turn trimpot. Berikut adalah penjelasannya.

1. Single Turn Trimpot

Trimpot putaran tunggal merupakan jenis yang paling umum digunakan. Trimpot putaran tunggal hanya memiliki satu putaran penuh, sehingga resolusinya terbatas pada satu siklus putaran. Jenis trimpot ini adalah varian resistor variabel yang paling ekonomis, sehingga tidak mengherankan banyak yang menggunakannya.

2. Multi-Turn Trimpot

Trimpot Multi-Putaran merupakan jenis trimpot yang digunakan untuk mencapai resolusi penyesuaian yang lebih tinggi. Jumlah putaran pada trimpot multi-putaran bervariasi, umumnya antara 5 hingga 25 putaran. Namun, yang sering digunakan adalah varian dengan 5, 12, atau 25 putaran. Trimpot multi-putaran sering dirancang dengan menggunakan mekanisme berupa roda gigi cacing (rotary track) atau ulir pemutar (linear track) untuk mencapai resolusi yang lebih tinggi. Karena konstruksi dan proses pembuatannya yang lebih kompleks, trimpot jenis ini lebih mahal daripada trimpot putaran tunggal.

Cara Membaca Nilai Hambatan Trimpot?

Trimpot, sama seperti komponen elektronika lainnya, dapat diukur menggunakan Ohmmeter. Namun, untuk memudahkan pembacaan nilai hambatan pada trimpot, umumnya terdapat kode yang mengindikasikan nilai hambatannya. Berikut adalah daftar kode trimpot yang sering digunakan beserta nilai hambatannya:

Kode trimpot 100 memiliki nilai hambatan 10 Ohm.

Kode trimpot 200 memiliki nilai hambatan 20 Ohm.

Kode trimpot 500 memiliki nilai hambatan 50 Ohm.

Kode trimpot 101 memiliki nilai hambatan 100 Ohm.

Kode trimpot 201 memiliki nilai hambatan 200 Ohm.

Kode trimpot 501 memiliki nilai hambatan 500 Ohm.

Kode trimpot 102 memiliki nilai hambatan 1K Ohm.

Kode trimpot 202 memiliki nilai hambatan 2K Ohm.

Kode trimpot 502 memiliki nilai hambatan 5K Ohm.

Kode trimpot 103 memiliki nilai hambatan 10K Ohm.

Kode trimpot 203 memiliki nilai hambatan 20K Ohm.

Kode trimpot 253 memiliki nilai hambatan 25K Ohm.

Kode trimpot 503 memiliki nilai hambatan 50K Ohm.

Kode trimpot 104 memiliki nilai hambatan 100K Ohm.

Kode trimpot 204 memiliki nilai hambatan 200K Ohm.

Kode trimpot 254 memiliki nilai hambatan 250K Ohm.

Kode trimpot 504 memiliki nilai hambatan 500K Ohm.

Kode trimpot 105 memiliki nilai hambatan 1M Ohm.

Kode trimpot 205 memiliki nilai hambatan 2M Ohm.

Kode trimpot 505 memiliki nilai hambatan 5M Ohm.