Kamis, 26 September 2024

KARAKTERISTIK GELOMBANG FREKUENSI RADIO DAN PROPAGASI SINYAL RADIO


          Getaran adalah gerakan bolak-balik dalam suatu interval waktu tertentu. Sementara itu, gelombang merupakan suatu getaran yang merambat, selama perambatannya gelombang membawa energi. Pada gelombang, materi yang merambat memerlukan medium, tetapi medium tidak ikut berpindah.

            Apabila kita berbicara tentang propagasi maka kita menyentuh pengetahuan yang berhubungan dengan pancaran gelombang radio. Seperti kita ketahui bahwa apabila kita transmit, pesawat kita memancarkan gelombang radio yang ditumpangi oleh audio kita.

Gelombang radio yang dipancarkan tadi berupa gelombang elektromagnetik bergerak menuruti garis lurus. Gelombang radio mempunyai sifat seperti cahaya, ia dapat dipantulkan, dibiaskan, didefraksi dan dipolarisasikan. Kecepatan rambatnya sama dengan kecepatan sinar ialah 300.000 km per detik.

            Di angkasa luar, ialah di luar atmosphere bumi terdapat lapisan yang dinamakan ionosphere. Ionosphere merupakan suatu lapisan gas yang terionisasi sehungga mempunyai muatan listrik, lapisan ini berbentuk kullit bola raksasa yang menyelimuti bumi. Lapisan ini dapat brpengaruh pada jalannya gelombang radio.

            Frekuensi gelombang radio  yang  mungkin  dapat  dipantulkan  kembali adalah  frekuensi  yang  berada  pada  range  Medium  Frequency  (MF)  dan  High Frequency (HF). Adapun gelombang radio pada Very High Frequency (VHF) dan Ultra High Frequency (UHF) atau yang lebih tinggi, secara praktis dapat dikatakan tidak dipantulkan oleh ionosphere akan tetapi hanya sedikit dibiaskan dan terus laju ke angkasa luar. Gelombang radio yang menghilang ke angkasa luar tadi dalam istilah propagasi dikatakan skip.

Tabel pembagian band frekuensi radio:

 

Kerugian pada permukaan bumi dengan naiknya frekuensi akan semakin BESAR.  Gelombang  bumi  dapat  merambat  dalam  daerah  gelombang  panjang sampai  1000  km,  dalam  daerah  gelombang  menengah  hanya  sampai  300  Km dan  dalam  daerah  gelombang  pendek  sampai  100  km.  Gelombang  angkasamerambat  secara  GARIS  LURUS,  berhubung  dengan  itu  angkasa  tidak  bisa mengikuti permukaan bumi kita.

Pada  daerah  frekuensi  sebagian  dari  gelombang  angkasa  kembali  ke permukaan  bumi.  Mereka  dipantulkan  oleh  lapisan  udara  yang  terhampar diketinggian  50  km  sampai  300  km.  Lapisan  udara  pemantul  ini  disebut ionosphere. Lapisan udara yang terionisasi kuat dinamakan lapisan heaviside.

Pancaran  gelombang  radio  oleh  antena  makin  jauh  makin  lemah, melemahnya  pancaran  itu  berbanding  terbalik  dengan  kuadrat  jaraknya,  jadi pada jarak dua kali lipat kekuatannya menjadi 1/22 atau seperempatnya. Angka tersebut masih  belum  memperhitungkan  melemahnya  pancaran  karena hambatan lingkungan dalam perjalanannya.

Arus  akan  membangkitkan  MEDAN  MAGNIT  berbentuk  ring  disekitar antena. Tegangan membangkitkan  MEDAN LISTRIK  antara ujung-ujung antena. Kedua medan  akan  dipancarkan  ke udara.  Medan berganti-ganti  magnetis dan listrik  satu  sama  lain  mempunyai  sudut  900 dan  keduanya  membentuk pemancaran elektromagnetis dari antena.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar