Jumat, 27 September 2024

Macam-macam telekomunikasi

 a.    Komunikasi dan informasi

Komunikasi memegang peranan yang sangat penting dalam kehidupan kita karena kita selalu terlibat dalam salah satu bentuknya, misalnya:

1)       percakapan antar individu;

2)       mengirim dan/atau menerima surat;

3)       percakapan melalui telepon;

4)       melihat televise;

5)       mendengarkan radio, dan lain-lain.

Tujuan teknik komunikasi ialah bagaimana menyampaikan informasi ke tempat tujuan dengan cepat dan tepat.

 

Terdapat berbagai cara untuk melakukan komunikasi misalnya dengan suara, gerak-gerik atau lambang-lambang dalam bentuk gambar. Sebelum ditemukannya sinyal listrik komunikasi jarak jauh dilakukan dengan menggu­nakan antara lain bunyi-bunyian seperti tambur, kentongan, asap (misalnya: cara suku Indian di Amerika), binatang (misalnya merpati pos), kurir, atau sinyal cahaya (misalnya pada kapal laut). Pada masa kini komunikasi jarak jauh sebagian besar menggunakan terutama sinyal listrik ataupun elektro-optik. Alasan penggunaan sinyal listrik ialah jarak yang dapat dicapainya dapat dikatakan tidak terbatas dan kecepatannya sangat tinggi (kira-kira 300.000 km per detik).

Pembangkitan sinyal listrik relatif mudah demikian pula proses pengubahan bentuk sinyal lain ke dalam besaran listrik dan sebaliknya dapat dikatakan sangat mudah. Misalnya suara yaitu besaran tekanan udara dapat dengan mudah diubah menjadi besaran listrik dengan pertolongan mikrofon dan loudspeaker dengan sempuma dapat mengembalikan sinyal listrik tersebut kembali ke bentuk asalnya yaitu tekanan udara. Besaran lain dapat diubah menjadi besaran listrik dengan bantuan alat pengubah, yang umumnya dinamakan "transduser", yang tepat.

Masalah utama dalam komunikasi ialah efisiensi yaitu menyalurkan informasi secepat mungkin dengan kesalahan sesedikit mungkin. Di dalam membicarakan komunikasi, informasi yang ingin disampaikan telah diubah bentuk asalnya menjadi besaran listrik yang digambarkan oleh bentuk gelombang listrik tertentu (misalnya gelombang sinusoidal, pulsa, dan lain ­lain). Besaran listrik ini kemudian dibawa ke tempat tujuannya sedapat mungkin dalam keadaan yang tepat sama seperti aslinya.

Sebagai contoh. bilamana 2 orang ingin berkomunikasi satu dengan yang lain yaitu melakukan pembicaraan suara, mereka dapat menggunakan sepasang kawat yang ujungnya dilengkapi dengan mikrofon dan loudspeaker. Mikrofon bertugas mengubah gelombang suara menjadi gelombang listrik, kawat menyalurkan gelombang listrik tersebut ke tempat tujuannya yaitu loudspeaker, sedangkan loudspeaker tersebut mengubah kembali gelombang atau sinyal listrik tersebut kembali menjadi gelombang suara yang sama dengan yang dikirimkan oleh orang pertama tadi.

Pihak kedua akan menerima berita yang dikirimkan oleh pihak pertama. Proses yang sama akan terjadi bila pihak kedua menjawab ataupun melakukan percakapan dengan pihak pertama. Tetapi bila jaraknya terlalu jauh maka gelombang listrik yang umumnya berupa tegangan listrik yang dikirimkan akan mengalami gangguan yaitu berkurang besamya (peredaman atau attenuation) sehingga besar kemungkinan tegangan pada penerima demikian kecilnya sehingga informasi yang diterima tidak jelas.

Dalam penyalurannya informasi mengalami gangguan lain yang dikenal sebagai derau (noise). Bila derau ini terlalu besar informasi yang dikirimkan akan terganggu. Penggunaan penguat (amplifier) tidak akan memecahkan masalah karena baik sinyal informasi maupun derau tersebut akan diperkuat bersama-sama. Di dalam komunikasi harus diusahakan agar pengaruh derau diperkecil dan kalau dapat dihilangkan sama sekali. Berbagai teknik mengurangi pengaruh derau ini telah dirancang dan dipergunakan dengan hasil yang memuaskan.
 
Dalam proses komunikasi umumnya sinyal informasi tidak langsung disalurkan ke penerima tetapi mengalami perubahan terlebih dahulu supaya jarak yang dapat dicapainya dapat jauh. Untuk mencapai jarak jangkauan yang diinginkan diperlukan energi. Energi yang dibutuhkan harus diberikan pada sinyal informasi tersebut. Sinyal informasi ini yang biasanya dibawa oleh suatu gelombang pembawa (carrier) mempunyai cukup energi untuk mencapai tempat tujuannya. Proses pengubahan sinyal informasi agar dapat dibawa oleh gelombang pembawa untuk penyaluran disebut modulasi.

Pada penerima terjadi proses sebaliknya yaitu, penerimaan sinyal informasi dari gelombang pembawa. Proses ini disebut demodulasi.Untuk menyalurkan informasi baik yang dibawa oleh gelombang pembawa maupun tidak diperlukan suatu medium yang umumnya dikenal sebagai saluran transmisi. Saluran transmisi ini mempunyai berbagai bentuk dan ragam. Pemilihannya ditentukan oleh berbagai faktor seperti harga, biaya operasi dan besaran teknik seperti kecepatan, lebar frekuensi dan lain-lain. Oleh karena saluran transmisi pada dasamya cukup mahal harganya, penggunaannya harus seefisien mungkin. Akibatnya timbul usaha untuk menyalurkan informasi dari berbagai sumber melewati satu saturan transmisi seperti misalnya multiplexing baik dalam bentuk frekuensi ataupun waktu. 

Di dalam komunikasi yang hendak disampaikan ialah informasi. Informasi ini dapat berupa suara, tulisan atau gambar. Dan perkembangan terakhir data. Walaupun semua bentuk informasi di atas sekarang ini dapat dipandang sebagai data, tetapi pada umumnya yang dianggap data ialah informasi atau sinyal yang dapat diolah lebih lanjut oleh perangkat pengolah data yang umumnya ialah komputer.
 
Informasi yang berbentuk sinyal listrik yang disalurkan ke tempat yang jauh mula-mula menggunakan kode Morse, yaitu yang dikenal sebagai sistem telegraf. Telegraf merupakan pelopor komunikasi dengan sinyal listrik. Kemudian dikembangkan penyaluran informasi suara yaitu sistem telepon yang diketemukan oleh Alexander Graham Bell.

Telepon merupakan bentuk komunikasi yang efisien karena dalam satu satuan waktu informasi yang disampaikannya sangat besar jumlahnya, apalagi jikalau diterima langsung oleh manusia. Oleh karena itu dengan cepat sistem telepon meninggalkan sistem telegraf dan berkembang terus dengan pesat sampai sekarang ini. Sistem telepon merupakan sistem komunikasi yang perkembangannya sangat pesat dan teknologinya semakin canggih.

Sistem telepon yang telah terpasang di seluruh dunia merupakan sistem yang paling kompleks yang pemah dibuat manusia. Hampir semua tempat di dunia dapat dicapai dengan pesawat telepon. Semua informasi diperoleh dan disebarluaskan dengan bantuan jaringan komunikasi telepon.Informasi suara juga dapat disalurkan melalui sistem siaran radio, tetapi cara ini bermanfaat kalau informasi tersebut berlaku umum dan tidak bersifat pribadi. Oleh karena itu perkembangannya tidaklah sepesat komunikasi telepon. Penggunaan komunikasi radio sangat dibatasi oleh peraturan-­peraturan yang ketat yang tidak boleh dilanggar.

Jenis informasi lain yang sering hendak disalurkan ialah gambar (video) yaitu umumnya, berupa siaran televisi. Perkembangan teknologi memungkin­kan dikirimnya gambar dengan cara lain yaitu melalui saluran telepon. Percobaan-percobaan ke arah ini telah dilakukan dan cukup berhasil. Bilamana yang dikirimkan berupa gambar yang termasuk golongan grafik (yaitu gambar tanpa gerakan misalnya foto, gambar teknik, dan lain-lain) sistem telepon sudah dapat menunjangnya dengan sempuma yaitu dengan peralatan facsimile yang pemakaiannya berkembang dengan pesat pada beberapa tahun terakhir ini.
 
Dengan perkembangan teknik digital dan sistem pengolahan data (data processing) mulailah perkembangan sistem komunikasi yang lain yang dikenal sebagai sistem komunikasi data. Dalam sistem ini yang disalurkan adalah data. Komunikasi data menuntut keandalan yang tinggi karena dalam informasi suara atau berita (message), kesalahan (sampai batas tertentu) yang terjadi tidak akan mengubah arti sebenamya dari informasi yang cacat tersebut karena manusia dapat memperbaiki kesalahan tersebut dengan menarik kesimpulan berdasarkan konteks dari informasi itu. 

Sedangkan komunikasi data hampir tidak mempunyai kemungkinan ini karena alat pengolah data sampai saat ini tidak dapat melakukan penarikan kesimpulan berdasarkan konteks yang dihadapinya. Dengan penggunaan kode khusus keandalan data yang diterima maupun dikirimkan dengan menggunakan saluran komunikasi dapat dijaga agar tetap tinggi.

Perkembangan lebih lanjut dari teknik telekomunikasi ialah pengintegrasian semua jenis komunikasi yang masing-masing mempunyai jaringan tersendiri menjadi satu. Sistem seperti ini dikenal dengan nama ISDN (Integrated Services Digital Network) atau Jaringan Pelayanan Digital Terpadu.

b.    Bentuk Komunikasi

Macam-macam telekomunikasi yang kita kenal saat ini:

1)       Komunikasi suara
2)       Komunikasi berita dan gambar
3)       Komunikasi data 


1)   Komunikasi suara

Komunikasi suara merupakan bentuk komunikasi yang paling umum. Beberapa cara yang telah dikembangkan jangkauannya dapat meliputi hampir semua tempat di dunia. Karena melihat manfaat dan kebutuhannya dikembangkanlah berbagai cara komunikasi suara yang

masing-masing digunakan sesuai dengan keadaan dan kebutuhan setempat. Beberapa cara komunikasi suara yang umum dikenal:

Komunikasi radio siaran (Radio Broadcasting) 

Informasi dipancarkan ke segala arah siapa pun diperbolehkan menerima informasi itu. Informasi yang dikirimkan biasanya bersifat umum. Jangkauannya agak terbatas tergantung dari daya pemancamya serta izin operasinya. Jumlah pihak yang mengirimkan informasi sangat dibatasi karena adanya peraturan baik lokal maupun intemasional yang harus dipatuhi.

a)       Komunikasi radio amatir

Informasi juga, dipancarkan ke segala arah tetapi jumlah pengirim dan penerima informasi terbatas pada mereka yang mempunyai izin beropera­si. Sifat informasi biasanya pribadi.

b)       Komunikasi radio 2 arah

Informasi terbatas pada pengirim dan penerima yang beroperasi dengan saluran atau frekuensi yang sama hingga sifat pribadi dapat terjaga. Informasi umumnya bersangkutan dengan kegiatan niaga (business). kepentingan umum maupun pertahanan dan keamanan. Jarak jangkaunya umumnya terbatas.

c)       Komunikasi radio antar penduduk (Citizen Band)

Sebagaimana namanya hubungan komunikasi ini bersifat pribadi. Jarak jangkaunya sangat terbatas dan kerahasiaan tidak terjamin karena semua pesawat penerima sistem komunikasi ini dapat menerima informasi yang disampaikan.

d)       Komunikasi telepon

Merupakan bentuk komunikasi suara yang paling bermanfaat dan yang paling besar lingkup jangkauannya. Hampir semua tempat di dunia dapat dicapai oleh sistem ini. Informasi dapat bersifat pribadi mumi maupun niaga. jumlah informasi yang disampaikan tidak dibatasi. kerahasiaan dapat dijaga. Pengoperasian pesawat penerima maupun pengirim tidak memerlukan keahlian maupun pendidikan khusus.

2)   Komunikasi dan berita gambar

Dalam bentuk komunikasi ini informasi yang dikirimkan adalah berita tertulis ataupun gambar. Gambar yang dikirim berupa gambar hidup (dikenal sebagai video) atau gambar diam (statis) misalnya gambar teknik, Grafik, dan lain-lain. Komunikasi macam ini sangat penting dalam dunia niaga karena adanya bukti tertulis (hardcopy) yang juga merupakan salah satu keuntungan dibandingkan dengan komunikasi suara. Komunikasi suara unggul dalam hal kecepatan serta jumlah informasi dalam satu saat yang dapat disampaikannya. 

Beberapa cara komunikasi berita dan gambar yang umum dikenal:

a)       Komunikasi telegraf 

Adalah bentuk komunikasi berita yang paling tua. Umumnya berita dikirimkan dalam kode Morse. Dibutuhkan operator yang memahami kode ini agar dapat mengirimkan dan menerima berita. Biaya tidak terlalu tinggi untuk berita yang pendek. Jumlah berita yang dapat dikirimkan per satu satuan waktu terbatas karena kebutuhan akan operator khusus tadi. Berita yang akan disampaikan harus dikumpulkan di lokasi tertentu untuk dikirimkan ke tempat tujuan.

b)       Komunikasi telex

Mirip dengan komunikasitelegraf, tetapi dalam sistem ini digunakan perangkat yang mirip mesin tik sehingga tidak diperlukan operator yang khusus mengenal kode yang digunakan. Perangkat penerima dan pengirim berada. di lokasi pelanggan sendiri. Informasi dapat langsung dikirim dan diterima sehingga kerahasiaan lebih terjaga. Informasi hanya dapat dikirimkan pada penerima yang tersambung pada jaringan telex ini.

c)       Komunikasi facsimile

Melalui saluran telepon dikirimkan informasi berita berupa gambar statis ataupun segala sesuatu yang tertulis atau tercetak. Dapat dianalogikan dengan mesin foto copy jarak jauh. Facsimile mempunyai keuntungan lebih daripada telex karena adanya kemungkinan mengirimkan gambar.

d)        Komunikasi siaran televisi

Sebelum berkembangnya komunikasi data bentuk komunikasi ini merupakan satu-satunya bentuk komunikasi gambar bergerak (video). Pada beberapa negara siaran televisi disalurkan melalui jaringan kabel khusus dan sistem ini dikenal sebagai Cable Television. Umumnya semua pesawat televisi dapat menerima informasi yang disalurkan kecuali jikalau pemancar menghendaki sebaliknya (misalnya pada Cable Televisio­n atau siaran televisi terbatas). Dengan berkembangnya teknologi dan teknik komunikasi. dua cara di atas dapat dikombinasi. misalnya video-phone yaitu hubungan telepon dengan gambar.

3)   Komunikasi data

Bentuk komunikasi lain yang saat ini sedang berkembang dengan pesat yaitu menyalurkan informasi berupa data ke penerima. Komunikasi data merupakan bentuk khusus dari komunikasi umumnya. Setiap macam komunikasi mempunyai sifat-sifat khasnya yang tersendiri. Tujuan yang ingin dicapai sama untuk setiap sistem komunikasi yaitu mengalihkan informasi dari satu tempat ke tempat lain. Di dalam komunikasi data. informasi ini umumnya disebut data atau berita. Berita atau message ini dapat mempunyai berbagai macam bentuk misalnya rumus matematika, tulisan, gambar, dan lain-lain. 

Berita inilah yang dikembangkan proses komunikasi data. Secara langsung data dapat dikirimkan oleh peralatan pengolah data atau juga penerimanya. Berbagai sistem atau merk perangkat pengolah data sekarang dapat saling berhubungan tukar menukar data dan informasi. Jarak dan waktu tidak lagi menjadi masalah yang besar. Informasi yang dahulu terbatas baik penggunaan maupun persediaan­nya menjadi tersedia secara luas. Penyebarluasan informasi dapat berlangsung dengan cepat melampaui batas-batas geografik serta politik. 

Dengan berkembangnya komunikasi data. berbagai bentuk jasa yang menyangkut pengambilan dan penyebarluasan informasi berkembang demikian pula teknologi komunikasi serta teknologinya juga berkembang dengan pesat.  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar