Rabu, 27 Agustus 2025

Penguat Kelas B (Class B Amplifier)

 1. Pengertian

Penguat kelas B adalah jenis penguat daya (power amplifier) yang bekerja dengan prinsip konduksi setengah gelombang. Pada rangkaian ini, transistor hanya bekerja (konduksi) selama 180° dari sinyal input (setengah periode).
Umumnya digunakan untuk penguat tahap akhir (output stage) dalam sistem audio karena efisiensinya lebih tinggi dibanding penguat kelas A.

2. Prinsip Kerja

  • Setiap transistor hanya menguatkan setengah gelombang sinyal input.

    • Transistor NPN → menguatkan setengah gelombang positif.

    • Transistor PNP → menguatkan setengah gelombang negatif.

  • Karena itu, penguat kelas B biasanya dibuat dalam konfigurasi push-pull (sepasang transistor) untuk menghasilkan penguatan penuh satu gelombang.



3. Ciri-Ciri Penguat Kelas B

  • Transistor bekerja pada titik bias cutoff (tepat di ambang ON).

  • Konduksi selama 180°.

  • Efisiensi teoretis tinggi, hingga 78,5%.

  • Menggunakan dua transistor (komplementer) dalam push-pull.

  • Distorsi crossover bisa muncul di sekitar titik nol (perpindahan antara transistor NPN dan PNP).

4. Kelebihan dan Kekurangan

Kelebihan

  • Efisiensi lebih tinggi daripada kelas A.

  • Panas yang dihasilkan lebih kecil.

  • Cocok untuk penguat daya menengah hingga besar.

Kekurangan

  • Terdapat crossover distortion (distorsi di sekitar nol volt).

  • Rangkaian lebih rumit daripada kelas A.

  • Membutuhkan pasangan transistor yang cocok (matched pair).

5. Rangkaian Dasar

Konfigurasi Push-Pull

  • Dua transistor (NPN dan PNP) digunakan.

  • Input sinyal dibagi menjadi dua bagian → masing-masing transistor menguatkan setengah gelombang.

  • Hasilnya digabung di beban (biasanya speaker).

6. Aplikasi Penguat Kelas B

  • Amplifier audio daya menengah.

  • Sistem pengeras suara.

  • Tahap akhir penguat sinyal radio.

  • Rangkaian driver motor audio.

7. Perbandingan dengan Kelas Lain

Kelas                      Konduksi                 Efisiensi Distorsi
A                                 360°                 25–30%                     Kecil
B                         180°                         78,5%                 Crossover
AB                       180–360°                50–70%             Kecil (kompromi A & B)
C                       <180°                 >80%             Tinggi (tidak cocok audio)

8. Ilustrasi Gelombang

  • Input sinusoidal → dibagi dua: bagian positif diperkuat NPN, bagian negatif diperkuat PNP.

  • Output → gabungan keduanya membentuk kembali sinyal sinusoidal penuh.

Lanjutkan Ke Penguat Kelas C

Tidak ada komentar:

Posting Komentar