Rabu, 20 Agustus 2025

Penguat Kelas A ( Materi Lanjutan )

 1. Diagram Blok Alur Kerja


Sinyal Input  →  Penguat Kelas A  →  Sinyal Output

        (kecil)         (transistor)         (lebih besar)

Penjelasan:

  1. Sinyal Input → Sinyal lemah (misalnya suara dari mikrofon).

  2. Penguat Kelas A → Transistor bekerja di daerah aktif, memperkuat sinyal.

  3. Sinyal Output → Sinyal yang lebih besar tetapi bentuknya sama (tidak terdistorsi).


2. Diagram Rangkaian Blok

     Vin
      |
   [Kopling C]  
      |
   [Transistor]
      |
   [Beban Rc]
      |
     Vout

Kapasitor kopling berfungsi menghubungkan sinyal AC ke basis transistor tanpa mengganggu tegangan bias DC.

3. Contoh Soal Latihan

Soal 1

Sebuah penguat kelas A menggunakan:

  • Vcc = 12 V

  • Rc = 1 kΩ

  • IcQ = 5 mA

Hitung:
a. Tegangan kolektor pada titik kerja (Vc).
b. Daya yang dikonsumsi transistor (Pdc).

Penyelesaian:
a. Vc=Vcc(IcQ×Rc)Vc = Vcc - (IcQ × Rc)
= 12 – (0,005 × 1000)
= 12 – 5
= 7 V

b. Pdc=Vcc×IcQPdc = Vcc × IcQ
= 12 × 0,005
= 0,06 W

Soal 2

Mengapa penguat kelas A sering dipakai pada penguat audio meskipun efisiensinya rendah?

Jawaban:
Karena penguat kelas A menghasilkan sinyal dengan distorsi sangat kecil dan linearitas tinggi, sehingga kualitas suara tetap jernih meskipun daya listrik yang dipakai kurang efisien.

4. Kesimpulan Tambahan

  • Penguat kelas A selalu konduksi penuh (360°) → hasil sinyal murni.

  • Cocok untuk audio dan pre-amplifier.

  • Efisiensi rendah, sehingga tidak cocok untuk penguat daya besar.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar