A. Tujuan Pembelajaran
Setelah mempelajari materi ini, peserta didik diharapkan mampu:
-
Menjelaskan pengertian K3 dan tujuannya dalam dunia kerja.
-
Mengidentifikasi penerapan K3 dalam proses pembuatan produk perusahaan.
-
Menunjukkan sikap kerja aman, disiplin, dan bertanggung jawab dalam kegiatan produksi.
-
Menjelaskan dampak jika K3 tidak diterapkan di lingkungan kerja atau produksi.
B. Pengertian K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja)
K3 adalah upaya yang dilakukan untuk menjamin keselamatan dan kesehatan tenaga kerja, peralatan, lingkungan kerja, serta hasil produksi agar terhindar dari kecelakaan dan penyakit akibat kerja.
Dasar Hukum:
-
Undang-Undang No. 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja.
-
Undang-Undang No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan.
-
Peraturan Menteri Tenaga Kerja No. PER.05/MEN/1996 tentang Sistem Manajemen K3 (SMK3).
C. Tujuan Penerapan K3 dalam Produksi
-
Melindungi tenaga kerja dari bahaya kerja.
-
Menjaga kualitas dan keamanan produk perusahaan.
-
Mencegah kecelakaan dan kerugian akibat kerusakan alat atau bahan.
-
Meningkatkan efisiensi dan produktivitas kerja.
-
Menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan nyaman.
D. Ruang Lingkup K3 dalam Produksi Perusahaan
K3 tidak hanya melindungi pekerja, tetapi juga berkaitan langsung dengan produk yang dihasilkan perusahaan. Beberapa penerapannya meliputi:
-
Keselamatan Bahan dan Alat Produksi
-
Gunakan alat yang aman, terawat, dan sesuai standar.
-
Hindari penggunaan bahan berbahaya tanpa perlindungan.
-
Pastikan mesin memiliki pelindung (safety guard).
-
-
Kesehatan Pekerja
-
Gunakan alat pelindung diri (APD): helm, masker, sarung tangan, kacamata, sepatu kerja.
-
Hindari paparan bahan kimia berbahaya.
-
Pastikan sirkulasi udara dan pencahayaan di ruang kerja baik.
-
-
Kebersihan dan Kerapian Area Produksi
-
Lingkungan kerja yang bersih mencegah kecelakaan seperti tergelincir atau kebakaran.
-
Pisahkan area bahan baku, proses, dan produk jadi agar tidak tercemar.
-
-
Keamanan Produk
-
Produk harus aman digunakan konsumen (food grade, tidak beracun, tidak mudah rusak).
-
Setiap produk harus melalui uji kualitas (quality control) sebelum dipasarkan.
-
Beri label peringatan atau petunjuk penggunaan pada produk yang berisiko.
-
-
Prosedur Darurat dan Tanggap Bahaya
-
Sediakan alat pemadam kebakaran (APAR).
-
Latih pekerja melakukan evakuasi saat keadaan darurat.
-
Pasang tanda peringatan dan jalur evakuasi yang jelas.
F. Dampak Jika K3 Tidak Diterapkan
-
Terjadi kecelakaan kerja seperti luka, kebakaran, atau kerusakan alat.
-
Penurunan kualitas produk (produk rusak, terkontaminasi, atau tidak layak jual).
-
Kerugian perusahaan akibat kerusakan mesin atau klaim konsumen.
-
Turunnya produktivitas karena pekerja sakit atau lingkungan tidak aman.
-
Citra perusahaan menjadi buruk di mata masyarakat.
G. Sikap yang Harus Dimiliki Pekerja terhadap K3
-
Disiplin dan taat pada aturan keselamatan.
-
Peduli terhadap kebersihan dan keamanan lingkungan kerja.
-
Menggunakan APD setiap saat di area produksi.
-
Melaporkan segera jika terjadi kerusakan alat atau bahaya kerja.
-
Bekerja sesuai prosedur tanpa mengambil risiko.
H. Contoh Penerapan di Sekolah (Mini Project)
Peserta didik membuat simulasi penerapan K3 dalam proses pembuatan produk kewirausahaan, misalnya:
-
Membuat makanan ringan dengan memperhatikan kebersihan alat dan bahan.
-
Membuat kerajinan dengan memakai sarung tangan dan masker.
-
Menyusun laporan tentang bagaimana K3 diterapkan selama proses produksi.
I. Penugasan
1.Tugas Individu:
Soal Esai
-
Jelaskan pengertian Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dalam kegiatan produksi!
-
Mengapa penerapan K3 sangat penting dalam proses produksi barang atau jasa? Jelaskan alasannya!
-
Sebutkan 3 tujuan utama penerapan K3 di tempat kerja produksi!
-
Berikan contoh potensi bahaya kerja yang dapat terjadi dalam kegiatan produksi makanan atau kerajinan!
-
Jelaskan fungsi alat pelindung diri (APD) dalam kegiatan produksi dan sebutkan contohnya!
-
Bagaimana cara menerapkan K3 pada penggunaan alat dan mesin produksi agar terhindar dari kecelakaan kerja?
-
Jelaskan hubungan antara kebersihan lingkungan kerja dengan kesehatan dan keselamatan kerja!
-
Apa yang harus dilakukan apabila terjadi kecelakaan kerja ringan saat proses produksi berlangsung?
-
Jelaskan dampak yang dapat terjadi apabila K3 tidak diterapkan dalam kegiatan produksi!
-
Buatlah contoh penerapan K3 dalam usaha kecil atau usaha sekolah yang sedang atau pernah kalian lakukan!
- Klik link berikut untuk mengakses Tugas Mandiri

Tidak ada komentar:
Posting Komentar