A. Tujuan Pembelajaran
Setelah mempelajari materi ini, peserta didik diharapkan mampu:
1. Menyebutkan berbagai jenis peralatan bengkel elektronika.
2. Menjelaskan fungsi dan cara penggunaan masing-masing alat.
3. Menunjukkan sikap disiplin, teliti, dan menjaga keselamatan kerja di bengkel
elektronika.
B. Pengertian Peralatan Bengkel Elektronika
Peralatan bengkel elektronika adalah seluruh alat yang digunakan untuk merakit,
memperbaiki, mengukur, dan menguji rangkaian atau komponen elektronika.
Peralatan ini dibagi menjadi dua kelompok utama:
1. Peralatan tangan (hand tools)
2. Peralatan ukur dan bantu (measuring & supporting tools)
C. Jenis-Jenis Peralatan Bengkel Elektronika
1. Peralatan Tangan (Hand Tools)
- Obeng: Mengencangkan atau mengendurkan sekrup.
- Tang: Memotong, memegang, atau melengkungkan kawat.
- Tang Potong: Memotong kaki komponen atau kabel.
- Tang Lancip: Menjangkau tempat sempit pada rangkaian.
- Solder Listrik: Menyambung komponen elektronika dengan
timah solder.
- Penyedot Timah: Menghapus timah solder dari papan
rangkaian.
- Pinset: Memegang komponen kecil saat proses soldering.
- Kunci Pas & Ring: Mengencangkan mur dan baut pada
rangkaian atau casing alat.
- Pisau Cutter: Memotong jalur PCB atau isolasi kabel.
2. Peralatan Ukur (Measuring Instruments)
- Multimeter (AVO Meter): Mengukur tegangan, arus, dan
hambatan listrik.
- Oscilloscope: Menampilkan bentuk gelombang sinyal listrik
pada layar.
- Signal Generator: Menghasilkan sinyal uji (sine, square,
triangle).
- LCR Meter: Mengukur nilai induktansi, kapasitansi, dan
resistansi.
- Frequency Counter: Mengukur frekuensi sinyal listrik.
- Power Supply DC: Menyediakan sumber tegangan DC untuk
pengujian rangkaian.
3. Peralatan Bantu (Supporting Tools)
- Breadboard: Tempat merakit rangkaian sementara tanpa
solder.
- PCB (Printed Circuit Board): Tempat merakit rangkaian
permanen dengan jalur tembaga.
- Kabel Penghubung / Jumper Wire: Menghubungkan antar
komponen di breadboard atau PCB.
- Tempat Solder: Meletakkan solder panas agar aman.
- Timah Solder: Media penghantar untuk menyambung kaki
komponen.
- Pasta Solder / Flux: Membantu proses penyolderan agar
lebih cepat dan bersih.
- Kaca Pembesar / Lampu Bantu: Membantu melihat komponen
kecil saat perakitan.
D. Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di Bengkel Elektronika
1. Gunakan alat sesuai fungsi dan petunjuk penggunaannya.
2. Pastikan tangan dan meja kerja dalam keadaan kering.
3. Jangan menyentuh ujung logam solder yang panas.
4. Matikan alat ukur setelah digunakan.
5. Gunakan kacamata pelindung saat memotong atau menyolder.
6. Simpan alat pada tempatnya setelah selesai digunakan.
E. Latihan / LKPD
1. Sebutkan 5 contoh peralatan tangan di bengkel elektronika beserta fungsinya!
2. Apa fungsi dari multimeter dan oscilloscope?
3. Jelaskan perbedaan antara breadboard dan PCB!
4. Sebutkan 3 alat bantu dalam perakitan elektronika dan fungsinya!
5. Apa saja langkah-langkah keselamatan kerja saat menggunakan solder?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar