Minggu, 01 Februari 2026

Cara Mudah Membaca Komponen SMD

Induktor

Induktor adalah komponen elektronika pasif yang berfungsi menyimpan energi dalam bentuk medan magnet ketika dialiri arus listrik.

Biasanya induktor dibuat dari kawat yang dililit (kumparan/coil), bisa memakai inti udara, besi, atau ferit.

Ciri dan fungsi utama induktor:

  • Menahan perubahan arus (arus tidak bisa berubah secara tiba-tiba)

  • Menyimpan energi magnetik

  • Banyak dipakai pada power supply, rangkaian filter, audio, dan RF

Satuan induktor:

  • Henry (H)
    (umumnya dipakai mH = miliHenry atau µH = mikroHenry)

Contoh penggunaan:

  • Filter ripple pada catu daya

  • Crossover audio (filter frekuensi)

  • Rangkaian osilator dan tuning

  • Choke pada rangkaian elektronik

Untuk menandakan nilai induktansi, produsen biasanya mencetak tiga digit kode khusus pada permukaan atas induktor SMD. Berikut ini cara membaca kode pada induktor SMD
.

Gambar : Komponen Induktor


Gambar 4.0 Pengkodean Induktor SMD

Contoh:

  1. 101 ===10 µH x 101 = 100 µH
  2. 465 === 46 µH x 105 = 4.600.000 µH / 4.6 H
  3. 273 === 27 µH x 103 = 27.000 µH / 27 H
  4. 3R3 === 3.3 µH (huruf “R” menunjukkan letak poin desimal)
  5. 4R7 === 4.7 µH (huruf “R” menunjukkan letak poin desimal)






Tidak ada komentar:

Posting Komentar