1. Pengertian Potensiometer: Potensiometer adalah alat yang digunakan untuk mengukur dan membandingkan tegangan listrik. Prinsip kerjanya berdasarkan pada hukum Ohm dan prinsip pengukuran resistansi.
2. Prinsip Kerja: Potensiometer beroperasi dengan menggunakan resistansi tetap dan resistansi variabel. Ketika tegangan diterapkan di seluruh rangkaian, pembagi tegangan terjadi antara resistor tetap dan resistor variabel. Dengan mengubah nilai resistansi variabel, kita dapat mengukur tegangan secara akurat.
3. Rangkaian Potensiometer: Rangkaian dasar potensiometer terdiri dari:
- Resistor tetap (R1): Memberikan resistansi tetap.
- Resistor variabel (R2): Digunakan untuk menyesuaikan resistansi.
- Sumber tegangan (V): Menyediakan tegangan untuk pengukuran.
- Galvanometer: Alat untuk mengukur arus listrik, sering digunakan untuk menunjukkan perbedaan tegangan.
4. Hukum Ohm: Dalam konteks potensiometer, hukum Ohm (V = I × R) sangat relevan. Ketika arus (I) mengalir melalui resistor, tegangan (V) yang terukur sebanding dengan resistansi (R).
5. Penggunaan Potensiometer:
- Pengukuran Tegangan: Potensiometer dapat digunakan untuk mengukur tegangan DC dengan cara membandingkan tegangan yang tidak diketahui dengan tegangan referensi.
- Koreksi Kalibrasi: Dalam instrumen pengukuran, potensiometer digunakan untuk kalibrasi alat agar memberikan hasil yang akurat.
- Pengaturan Volume: Dalam aplikasi audio, potensiometer berfungsi sebagai pengatur volume dengan mengubah resistansi.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar