Pengertian, Cara Kerja dan Jenis-jenis Field Effect
Transistor (FET) – Field Effect Transistor atau disingkat dengan FET
adalah komponen Elektronika aktif yang menggunakan Medan Listrik untuk
mengendalikan Konduktifitasnya. Field Effect Transistor (FET) dalam bahasa
Indonesia disebut dengan Transistor Efek Medan.
Dikatakan Field Effect atau Efek Medan
karena pengoperasian Transistor jenis ini tergantung pada tegangan (medan
listrik) yang terdapat pada Input Gerbangnya. FET merupakan Komponen
Elektronika yang tergolong dalam keluarga Transistor yang memilki Tiga Terminal
Kaki yaitu Gate (G), Drain (D) dan Source (S).
Field Effect Transistor atau FET memiliki fungsi yang
hampir sama dengan Transistor bipolar pada umumnya. Perbedaannya adalah pada
pengendalian arus Outputnya. Arus Output (IC) pada Transistor Bipolar
dikendalikan oleh arus Input (IB) sedangkan Arus Output (ID) pada FET dikendalikan
oleh Tegangan Input (VG) FET.
Jadi perlu diperhatikan bahwa perbedaan yang paling utama
antara Transistor Bipolar (NPN & PNP) dengan Field Effect Transistor (FET)
adalah terletak pada pengendalinya (Bipolar menggunakan Arus sedangkan FET
menggunakan Tegangan).
Field Effect Transistor ini sering disebut juga dengan
Unipolar Transistor atau Transistor Eka Kutup, hal ini dikarena FET adalah
Transistor yang bekerja bergantung dari satu pembawa muatan saja, apakah itu
Elektron maupun Hole. Sedangkan pada Transistor Bipolar (NPN & PNP) pada
umumnya, terdapat dua pembawa muatan yaitu Elektron yang membawa muatan Negatif
dan Hole sebagai pembawa muatan Positif.
Field Effect Transistor (FET) atau Transistor Efek Medan ini
diciptakan dan dipatenkan oleh Julius Edgar Lilienfeld pada tahun 1926 dan juga
oleh Oscar Hell di tahun 1934.
FET terdiri dari empat bagian diantaranya sebagai berikut.
- Sumber (source) adalah terminal dimana pembawa muatan memasuki kanal untuk menyediakan arus dalam kanal .Arus sumber diberi simbul IS.Sumber atau source ekivalen dengan emiter pada BJT.
- Penguras (drain) adalah terminal dimana arus meninggalkan kanal.Arus drain diberi simbul ID.Drain ekivalen dengan Collector pada BJT.
- Gerbang (gate). Elektroda ini berfungsi mengendalikan konduktivitas kanal antara source dengan drain.Tegangan sinyal input umumnya diberikan ke gate.Tegangan gate diberi simbul VG.Gate ekivalen dengan Basis pada BJT,tetapi tegangan gate mengendalikan medan listrik dalam kanal ,sementara arus basis mengendalikan arus kolektor dalam BJT.
- Kanal (channel) adalah saluran penghubung antara source dengan drain yang memungkinkan muatan bergerak dari source ke drain.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar