Materi Pembelajaran: Soldering (Penyolderan)
1. Pengertian Soldering
Soldering adalah proses menyambungkan dua atau lebih komponen elektronik menggunakan logam pengisi (solder) yang meleleh pada suhu relatif rendah (180–250 °C). Solder akan mencair dan menempel pada kaki komponen serta jalur PCB sehingga menghasilkan sambungan mekanis dan elektrik yang kuat.
2. Tujuan Soldering
-
Membuat sambungan listrik yang baik (konduktif).
-
Menguatkan sambungan mekanis antar komponen.
-
Memperbaiki kerusakan rangkaian elektronik.
-
Merakit rangkaian baru sesuai desain.
3. Alat dan Bahan Soldering
-
Solder (Soldering Iron)
-
Alat pemanas ujung logam untuk melelehkan timah.
-
Ada tipe manual, solder station (dengan pengatur suhu), dan solder blower (hot air).
-
-
Timbal/Solder Wire
-
Campuran logam timah (Sn) dan timbal (Pb) atau tanpa timbal (RoHS).
-
Diameter bervariasi: 0.5 mm – 1 mm untuk elektronik kecil.
-
-
Flux
-
Cairan/gel untuk membantu timah menempel, membersihkan oksida.
-
-
Sponge / Brass Wire Cleaner
-
Untuk membersihkan ujung solder dari sisa timah.
-
-
PCB (Printed Circuit Board)
-
Tempat jalur tembaga dan komponen elektronik dirakit.
-
-
Komponen Elektronika
-
Resistor, kapasitor, IC, transistor, dll.
-
-
Peralatan bantu
-
Tang potong, tang lancip, penyedot timah (desolder pump), pinset.
-
4. Jenis Soldering
-
Hand Soldering – menggunakan solder manual.
-
Wave Soldering – untuk produksi massal, papan melewati gelombang solder cair.
-
Reflow Soldering – menggunakan oven reflow, biasanya untuk SMD.
5. Teknik Dasar Soldering
-
Persiapan
-
Pastikan ujung solder bersih.
-
Panaskan solder ±350 °C.
-
Oleskan sedikit flux bila perlu.
-
-
Proses Penyolderan
-
Tempelkan ujung solder pada kaki komponen dan jalur PCB selama 1–2 detik.
-
Masukkan kawat timah hingga meleleh dan menutupi sambungan.
-
Angkat timah terlebih dahulu, kemudian angkat solder.
-
-
Hasil yang Baik
-
Permukaan timah mengkilap.
-
Tidak ada gumpalan berlebih.
-
Sambungan kuat, tidak goyang.
-
6. Kesalahan Umum dalam Soldering
-
Cold Solder Joint (sambungan dingin) → timah tidak menempel sempurna, permukaan kusam.
-
Overheating → PCB atau komponen terbakar karena panas berlebihan.
-
Terlalu banyak timah → bisa menyebabkan short antar jalur.
-
Tidak cukup timah → sambungan lemah dan mudah lepas.
7. Teknik Desoldering (Melepas Solder)
-
Desolder Pump: penyedot timah untuk melepas timah cair.
-
Solder Wick (kawat penyerap): menyerap timah berlebih.
-
Hot Air (blower): memanaskan komponen SMD agar mudah dilepas.
8. Keselamatan Kerja
-
Gunakan kacamata pelindung untuk menghindari percikan timah.
-
Jangan menyentuh ujung solder (suhu 300–400 °C).
-
Gunakan ventilasi baik karena asap solder bisa berbahaya.
-
Simpan solder pada stand (bukan di meja).







Tidak ada komentar:
Posting Komentar