Selasa, 09 September 2025

Materi Pembelajaran: Soldering (Penyolderan)

Materi Pembelajaran: Soldering (Penyolderan)

1. Pengertian Soldering

Soldering adalah proses menyambungkan dua atau lebih komponen elektronik menggunakan logam pengisi (solder) yang meleleh pada suhu relatif rendah (180–250 °C). Solder akan mencair dan menempel pada kaki komponen serta jalur PCB sehingga menghasilkan sambungan mekanis dan elektrik yang kuat.


2. Tujuan Soldering

  • Membuat sambungan listrik yang baik (konduktif).

  • Menguatkan sambungan mekanis antar komponen.

  • Memperbaiki kerusakan rangkaian elektronik.

  • Merakit rangkaian baru sesuai desain.


3. Alat dan Bahan Soldering

  1. Solder (Soldering Iron)


    • Alat pemanas ujung logam untuk melelehkan timah.

    • Ada tipe manual, solder station (dengan pengatur suhu), dan solder blower (hot air).

  2. Timbal/Solder Wire


    • Campuran logam timah (Sn) dan timbal (Pb) atau tanpa timbal (RoHS).

    • Diameter bervariasi: 0.5 mm – 1 mm untuk elektronik kecil.

  3. Flux


    • Cairan/gel untuk membantu timah menempel, membersihkan oksida.

  4. Sponge / Brass Wire Cleaner


    • Untuk membersihkan ujung solder dari sisa timah.

  5. PCB (Printed Circuit Board)


    • Tempat jalur tembaga dan komponen elektronik dirakit.

  6. Komponen Elektronika


    • Resistor, kapasitor, IC, transistor, dll.

  7. Peralatan bantu


    • Tang potong, tang lancip, penyedot timah (desolder pump), pinset.


4. Jenis Soldering

  1. Hand Soldering – menggunakan solder manual.

  2. Wave Soldering – untuk produksi massal, papan melewati gelombang solder cair.

  3. Reflow Soldering – menggunakan oven reflow, biasanya untuk SMD.


5. Teknik Dasar Soldering

  1. Persiapan

    • Pastikan ujung solder bersih.

    • Panaskan solder ±350 °C.

    • Oleskan sedikit flux bila perlu.

  2. Proses Penyolderan

    • Tempelkan ujung solder pada kaki komponen dan jalur PCB selama 1–2 detik.

    • Masukkan kawat timah hingga meleleh dan menutupi sambungan.

    • Angkat timah terlebih dahulu, kemudian angkat solder.

  3. Hasil yang Baik

    • Permukaan timah mengkilap.

    • Tidak ada gumpalan berlebih.

    • Sambungan kuat, tidak goyang.


6. Kesalahan Umum dalam Soldering

  • Cold Solder Joint (sambungan dingin) → timah tidak menempel sempurna, permukaan kusam.

  • Overheating → PCB atau komponen terbakar karena panas berlebihan.

  • Terlalu banyak timah → bisa menyebabkan short antar jalur.

  • Tidak cukup timah → sambungan lemah dan mudah lepas.


7. Teknik Desoldering (Melepas Solder)

  • Desolder Pump: penyedot timah untuk melepas timah cair.

  • Solder Wick (kawat penyerap): menyerap timah berlebih.

  • Hot Air (blower): memanaskan komponen SMD agar mudah dilepas.


8. Keselamatan Kerja

  • Gunakan kacamata pelindung untuk menghindari percikan timah.

  • Jangan menyentuh ujung solder (suhu 300–400 °C).

  • Gunakan ventilasi baik karena asap solder bisa berbahaya.

  • Simpan solder pada stand (bukan di meja).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar