Pengertian Transduser
Transduser adalah perangkat yang mengubah energi dari satu
bentuk ke bentuk lain. Biasanya, transduser berfungsi untuk mengubah besaran
fisik seperti mekanis, panas, sinar, atau kimia menjadi sinyal listrik yang
dapat diukur dan dianalisis.
Jenis-Jenis Transduser
1. Berdasarkan Sumber Energi
- Transduser
Aktif
- Menghasilkan
sinyal listrik sendiri tanpa memerlukan sumber energi eksternal.
- Contoh:
termokopel (mengubah panas menjadi listrik), piezoelektrik (menghasilkan
listrik saat diberi tekanan).
- Transduser
Pasif
- Memerlukan
sumber energi eksternal untuk menghasilkan sinyal output.
- Contoh:
termistor, strain gauge.
2. Berdasarkan Bentuk Sinyal Output
- Transduser
Analog
- Menghasilkan
sinyal output berupa sinyal kontinu, tampak sebagai nilai tegangan atau
arus yang berubah secara halus.
- Contoh:
LVDT (Linear Variable Differential Transformer), termokopel, termistor.
- Transduser
Digital
- Menghasilkan
sinyal output dalam bentuk diskrit (nilai 0 dan 1).
- Contoh:
encoder, sakelar tekanan digital.
3. Berdasarkan Prinsip Kerja (Output Sinyal)
- Perubahan
Resistansi
- Besaran
fisik mengubah nilai resistansi, contohnya RTD (Resistance Temperature
Detector), thermistor.
- Perubahan
Kapasitansi
- Besaran
yang diukur mengubah nilai kapasitansi, contohnya sensor kelembaban
relatif yang mengubah konstanta dielektrik.
- Perubahan
Induktansi
- Besaran
diukur mengubah nilai induktansi, seperti pada sensor gaya dengan
kumparan.
- Menghasilkan
Arus Listrik
- Besaran
yang diukur menghasilkan perubahan arus listrik, contohnya sensor
fotolistrik.
- Menghasilkan
Tegangan Listrik
- Besaran
diukur menghasilkan perubahan tegangan listrik, contohnya termokopel dan
tacho generator.
Prinsip Kerja Transduser
Prinsip kerja transduser didasarkan pada konversi energi
dari bentuk fisik ke energi listrik. Contohnya:
- Termokopel
bekerja berdasarkan efek termoelektrik, yaitu konversi perbedaan suhu
menjadi tegangan listrik.
- Sensor
piezoelektrik menghasilkan tegangan listrik ketika terjadi tekanan
mekanis.
- Sensor
resistif mengubah resistansi listrik seiring perubahan suhu atau tekanan.
- Sensor
kapasitif mengukur perubahan kapasitansi akibat variasi fisik seperti
kelembaban atau posisi.
- Sensor Cahaya (LDR)
- Photo Dioda
- Photo Transistor
- Sensor Tekanan
- Sensor Proximity
- Sensor Ultrasonik
- Sensor Kecepatan (RPM)
- Sensor Magnet
- Sensor Penyandi
- Sensor Suhu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar