Minggu, 10 November 2024

Rambu-rambu keselamatan dan kesehatan kerja

  1.  Upaya pelaksanaan keselamatan dan kesehatan kerja di tempat kerja, contohnya bengkel/laboratorium adalah dengan pemasangan rambu-rambu k3 rambu-rambu k3 dapat berupa gambar, poster, tulisan, semboyan serta simbol untuk mengingatkan pekerja akan kondisi yang dapat membahayakan keselamatan dan kesehatan. 

Peran rambu k3 adalah memperkecil risiko terjadinya kecelakaan kerja. 

Dasar hukum yang mengatur tentang pemasangan rambu-rambu k3 adalah sebagai berikut. 

  1. UU nomor 1 tahun 1970 Pasal 14b, berubah imbauan untuk memasang gambar keselamatan kerja serta semua bahan pembinaan lainnya di tempat yang mudah dilihat dan dibaca oleh pegawai, pengawas atau ahli keselamatan kerja. 
  2. Permenaker nomor 5 tahun 1996 tentang sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja (SMK 3). Dalam permainan agar ini rumah dijelaskan bahwa pemasangan rambu-rambu keselamatan kerja dan tanda pintu darurat harus sesuai dengan standar dan pedoman. Rambu-rambu k3 yang dipasang pada tempat kerja dikelompokkan menjadi tiga bagian, yaitu sebagai berikut. 
  • Rambu-rambu yang menyatakan Informasi
  • Rambu-rambu yang menyatakan perintah

  • Rambu-rambu menyatakan larangan 


Selain rambu-rambu K3,perlu untuk memasang poster yang berkaiatan dengan bidang pekerjaan yang dilaksanakan agar mencegah terjadinya kecelakaan kerja.Poster ini berisi pesan ajakan atau larangan berkaiatan dengan keselamatan dan kesehatan kerja.Contoh poster yang berkaitan pekerjaan listrik dan elektronika ,dapat dilihat sebagai berikut.


Contoh poster berisi peringatan bahaya listrik


Contoh poster berisi pesan agar berhati-hati saat melakukan pekerjaan menyolder

 Lanjut Klik di macam macam bahaya di tempat kerja


Kamis, 07 November 2024

Jenis-jenis PCB berdasarkan jumlah lapisannya

Berdasarkan jumlah lapisannya rumah PCB dapat dibagi menjadi single sided PCB, Double Sided PCB dan Multilayer PCB. Berikut ini adalah jenis-jenis PCB berdasarkan jumlah lapisannya. 

  1. Single sided PCB : single sided PCB atau papan rangkaian cetak satu sisi adalah jenis PCB yang hanya terdiri dari satu lapisan tembaga yang tertempel di satu sisi substrat PCB PCB jenis ini biasanya digunakan pada rangkaian elektronik yang sederhana dan biaya produksinya juga relatif lebih murah. 
  2. Double Sided PCB : double sided PCB atau papan rangkaian cetak dua sisi adalah jenis PCB yang terdiri dari dua lapisan tembaga. Lapisan tembaga tersebut tertempel di kedua sisi substrat spesifik. Lubang pada PCB double sided PCB juga berfungsi sebagai jalur penghubung antar satu lapisan tembaga di satu sisi dengan lapisan tembaga di sisi lainnya. 
  3. Multilayer PCB : Multilayer PCB yang terdiri dari beberapa lapisan substrat dan lapisan tembaga yang dipisahkan oleh lapisan insulator. Multilayer PCB ini biasanya digunakan pada rangkaian elektronik yang kompleks. Umumnya terdiri dari 4 lapisan, 6 lapisan 8 lapisan, 10 lapisan hingga 16 lapisan. 
Jenis-jenis PCB berdasarkan fleksibilitasnya 

Selain jumlah lapisan, PCB juga dapat dibedakan berdasarkan fleksibilitasnya. Berikut ini adalah jenis-jenis PCB berdasarkan fleksibilitasnya. 
  1. Rigid PCB : jika diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia, rigid berarti kaku. Jadi yang dimaksud dengan rigid PCB adalah papan rangkaian cetak yang kaku dan tidak dapat dilipat atau tidak fleksibel. Rigid PCB terbuat dari bahan substrat yang padat dan kaku seperti fiberglass sehingga memang sengaja dibuat untuk tidak dapat dilipat atau dibengkokkan. 
  2. Flex PCB : Flex PCB atau Flexible PCB adalah PCB yang substratnya terbuat dari bahan plastik yang fleksibel bahan dasar ini memungkinkan PCB dibengkokkan tanpa merusak rangkaian yang ada pada PCB tersebut. 
  3. Rigid-Flex PCB : Rigid-Flex PCB merupakan gabungan dari teknologi Rigid PCB dan Flex PCB ya itu terdiri dari rigid PCB dan flex PCB . Umumnya rigid PCB dihubungkan dengan flex PCB.

Selasa, 05 November 2024

Penerapan k3 di perusahaan atau lingkungan kerja

 Dalam rangka mewujudkan K3LH di lingkungan perusahaan ada tiga hal yang dapat dilakukan oleh setiap insan perusahaan. 

  1. Mematuhi aturan-aturan terkait k3 yang berlaku di tingkat nasional maupun internasional. 
  2. Menjaga serta menciptakan lingkungan kerja yang aman dengan meminimalkan terjadinya kecelakaan kerja 
  3. Menangani masalah pencemaran lingkungan hidup yang terjadi secara efisien. 

Minggu, 03 November 2024

Trimpot

Pengertian Trimpot

Trimpot adalah singkatan dari potensiometer trimmer. Ini merupakan jenis resistor yang dapat diatur nilainya dan biasanya ditemukan dalam proyek desain elektronik.

Secara prinsip, peran trimpot dalam suatu rangkaian adalah memberikan kendali yang akurat terhadap tingkat tegangan sinyal keluaran. Pada dasarnya, trimpot mengatur total resistansi di dalamnya.

Saat dipasang pada papan rangkaian PCB trimpot dapat diatur ulang menggunakan obeng untuk mengubah nilai resistansinya.

Ketika trimpot digunakan sebagai jenis resistor variabel (dihubungkan sebagai rheostat), mereka juga sering disebut resistor preset.

Bahan yang digunakan dalam trek resistif trimpot beragam, tetapi yang paling umum adalah komposisi karbon atau cermet.

Fungsi Trimpot

Fungsi utama Trimpot serupa dengan potensiometer konvensional, yaitu untuk mengatur resistansi atau tahanan dalam suatu rangkaian listrik. Namun, ada beberapa perbedaan penting dalam penggunaan dan aplikasi Trimpot.

Dalam banyak aplikasi, trimpot digunakan untuk mengatur parameter seperti kecerahan layar, volume suara, atau parameter lainnya yang dapat disesuaikan. Prinsip kerja ini memungkinkan trimpot untuk menjadi komponen yang sangat berguna dalam menghasilkan nilai resistansi yang bervariasi sesuai dengan kebutuhan, dan ini merupakan aspek penting dalam desain sirkuit elektronik.

Jenis-Jenis Trimpot

Trimpot terbagi menjadi dua jenis, yaitu single turn trimpot dan multi-turn trimpot. Berikut adalah penjelasannya.

1. Single Turn Trimpot

Trimpot putaran tunggal merupakan jenis yang paling umum digunakan. Trimpot putaran tunggal hanya memiliki satu putaran penuh, sehingga resolusinya terbatas pada satu siklus putaran. Jenis trimpot ini adalah varian resistor variabel yang paling ekonomis, sehingga tidak mengherankan banyak yang menggunakannya.

2. Multi-Turn Trimpot

Trimpot Multi-Putaran merupakan jenis trimpot yang digunakan untuk mencapai resolusi penyesuaian yang lebih tinggi. Jumlah putaran pada trimpot multi-putaran bervariasi, umumnya antara 5 hingga 25 putaran. Namun, yang sering digunakan adalah varian dengan 5, 12, atau 25 putaran. Trimpot multi-putaran sering dirancang dengan menggunakan mekanisme berupa roda gigi cacing (rotary track) atau ulir pemutar (linear track) untuk mencapai resolusi yang lebih tinggi. Karena konstruksi dan proses pembuatannya yang lebih kompleks, trimpot jenis ini lebih mahal daripada trimpot putaran tunggal.

Cara Membaca Nilai Hambatan Trimpot?

Trimpot, sama seperti komponen elektronika lainnya, dapat diukur menggunakan Ohmmeter. Namun, untuk memudahkan pembacaan nilai hambatan pada trimpot, umumnya terdapat kode yang mengindikasikan nilai hambatannya. Berikut adalah daftar kode trimpot yang sering digunakan beserta nilai hambatannya:

Kode trimpot 100 memiliki nilai hambatan 10 Ohm.

Kode trimpot 200 memiliki nilai hambatan 20 Ohm.

Kode trimpot 500 memiliki nilai hambatan 50 Ohm.

Kode trimpot 101 memiliki nilai hambatan 100 Ohm.

Kode trimpot 201 memiliki nilai hambatan 200 Ohm.

Kode trimpot 501 memiliki nilai hambatan 500 Ohm.

Kode trimpot 102 memiliki nilai hambatan 1K Ohm.

Kode trimpot 202 memiliki nilai hambatan 2K Ohm.

Kode trimpot 502 memiliki nilai hambatan 5K Ohm.

Kode trimpot 103 memiliki nilai hambatan 10K Ohm.

Kode trimpot 203 memiliki nilai hambatan 20K Ohm.

Kode trimpot 253 memiliki nilai hambatan 25K Ohm.

Kode trimpot 503 memiliki nilai hambatan 50K Ohm.

Kode trimpot 104 memiliki nilai hambatan 100K Ohm.

Kode trimpot 204 memiliki nilai hambatan 200K Ohm.

Kode trimpot 254 memiliki nilai hambatan 250K Ohm.

Kode trimpot 504 memiliki nilai hambatan 500K Ohm.

Kode trimpot 105 memiliki nilai hambatan 1M Ohm.

Kode trimpot 205 memiliki nilai hambatan 2M Ohm.

Kode trimpot 505 memiliki nilai hambatan 5M Ohm.

Rabu, 30 Oktober 2024

Hak dan Kewajiban Buruh serta Pengusaha Dalam Pelaksanaan K3

 Untuk melindungi para tenaga kerja dalam upaya pelaksanaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3),diatur dalam peraturan pemerintah pasal 12 UU No. 1 Tahun 1970.Menurut pasal tersebut kewajiban dan hak tenaga kerja diantaranya sebagai berikut.

  1. Memberikan keterangan yang benar apabila diminta oleh pegawai pengawas ahli keselamatn kerja.
  2. Memakai alat-alat perlindungan diri yang diwajibkan.
  3. Memenuhi dan mentaati semua syarat-syarat keselamatan dan kesehatan yang diwajibkan.
  4. Meminta pada pengurus agar dilaksanakan semua syarat keselamatandan kesehatan yang diwajibkan.
  5. Menyatakan keberatan kerja pada pekerjaa dengan syarat keselamatan dan kesehatan kerja serta alat-alat perlindungan diri yang diwajibkan diragukan olehnya kecuali dalam hal-hal khusus ditentukan lain oleh pegawai pengawas batas-batas yang masih dapat dipertanggung jawabkan.
Selanjutnya,kewajiban yang harus dipenuhi oleh perusahaan adalah sebagai berikut.
  1. Perusaan harus mentaati standar kesehatan yang ditetapkan pemerintah dengan menciptakan lingkungan kerja yang sehat.
  2. Perusahaan juga harus bertanggung jawab apabila terjadi kecelakaan kerja ,terutama dilingkungan perusahaan.Selain itu perusahaan juga melakukan segala bentuk upaya ,baik berupa pencegahan dan penanggulangan pemulihan kesehatan karyawannya.
  3. Pihak perusahaan juga harus menanggung biaya perawatan dan pengobatan karyawannya .Terutama apabila penyakit yang diderita oleh karyawan tersebut merupakan akibat dari pekerjaan yang dilakukannya atas perintah perusahaan.

Minggu, 20 Oktober 2024

LDR ( Ligh Dependent Resistant )

LDR atau disebut juga denga Resistor Peka Cahaya dibuat dari cadmium sulfida  yaitu,bahan semikonduktor yang resistansinya berubah-ubah menurut banyaknya cahaya yang jatuh padanya.Resistansi LDR sekitar  10 megaohm (10 MΩ) ditempat gelap dan di tempat terang resistansinya turun menjadi 150 Ohm.

Untuk mempermudah mengingatnya yaitu :

Gelap  - resistansinya tinggi

Terang - resistansinya rendah


Salah satu bentuk fisik dari LDR



Grafik resistansi LDR terhadap iluminasi


Salah satu jenis LDR khusus yaitu ORP12 ,selnya berupa cadmium sulfida yang dilapisi dengan damar bening dan kedua kakinya disolder.Seperti halnya resistansi ,untuk pemasangan LDR dalam suatu rangkaian tidak menjadi masalah .
Bila sebuah resistor dalam pembagi tegangan kita ganti dengan sebuah LDR ,maka dia seperti resistor variabel yang nilainya akan berubah-ubah apabila intensitas cahaya yang mengenainya berubah.
Bila LDR ditutup dan ditaruh ditempat gelap,maka resistansinya akan naik dan transistor mulai menghantar dan lampu yang terpasang akan ON. 




Protoboard

 Protoboard adalah sebidang papan plastik berbentuk persegi yang memiliki baris-baris lubang-tancap.

Lubang-lubang yang ada pada tiap-tiap baris saling tersambung secara elektris satu sama lainnya,sebagaimana diperlihatkan gambar di bawah ini.



Pada gambar diatas untuk menggunakan protoboar yaitu dengan menancapkan dua buah komponen rangkaian atau lebih pada lubang - lubang pada satu baris yang sama,agar arus dapat mengalir dari satu kompone ke komponen lainnya.



 

Kamis, 17 Oktober 2024

Syarat-syarat Keselamatan Kerja

Dalam penerapannya di Indonesia, syarat-syarat K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) pada lingkungan tempat kerja diatur dalam UU No.1 tahun 1970 pasal 3 tentang keselamatan kerja dalam pasal tersebut disebutkan 18 syarat penerapan keselamatan kerja di tempat kerja, yaitu sebagai berikut. 

  1. Pencegahan dan pengurangan terhadap kecelakaan kerja. 
  2. Menyediakan pertolongan pertama pada kecelakaan kerja ( P3K ).
  3. Mencegah, mengurangi, dan memadamkan kebakaran. 
  4. Mencegah dan mengurangi bahaya peledakan. 
  5. Penerangan yang cukup dan sesuai 
  6. Suhu dan kelembaban udara yang baik.
  7. Menyediakan ventilasi yang cukup. 
  8. Memberi jalur evakuasi keadaan darurat. 
  9. Memberi APD (alat pelindung diri) pada tenaga kerja.
  10. Mencegah dan mengendalikan timbulnya penyebaran suhu kelembaban, debu, kotoran, asap, uap, gas, radiasi, kebisingan, dan getaran. 
  11. Mencegah dan mengendalikan penyakit akibat kerja (PAK) dan keracunan.
  12. Memelihara kebersihan, kesehatan, dan ketertiban. 
  13. Keserasian tenaga kerja, peralatan, lingkungan wawancara, dan proses kerja 
  14. Mengamankan dan memperlancar pengangkutan manusia, binatang, tanaman, dan barang.
  15. Mencegah terkena aliran listrik berbahaya. 
  16. Menyesuaikan dan menyempurnakan keselamatan pekerjaan yang risikonya bertambah tinggi.


Syarat-Syarat Keselamatan Kerja

Dalam penerapannya di Indonesia,syarat-syarat K3(Keselamatan dan Kesehatan Kerja)pada lingkungan tempat kerja diatur dalam UU No.1 Tahun 1970 Pasal 3,Tentang Keselamatan Kerja.Dalam pasal tersebut disebutkan 18 syarat penerapan keselamatan kerja di tempat kerja,yaitu sebagai berikut.
  1. Pencegahan dan pengurangan terhadap kecelakaan kerja.
  2. Menyediakan Pertolongan Pertama pada Kecelakaan kerja (P3K).
  3. Mencegah,mengurangi dan memadamkan kebakaran.
  4. Mencegah dan mengurangi bahaya peledakan.
  5. Penerangan yang cukup dan sesuai.
  6. Suhu dan kelembaban yang baik.
  7. Menyediakan ventilasi yang cukup.
  8. Memberi jalur evakuasi keadaan darurat.
  9. Memberi APD (Alat Pelindung Diri) pada tenaga kerja.
  10. Mencegah dan mengendalikan timbulnya penyebaran suhu,kelembaban,debu,kotoran,asap,uap,gas,radiasi,kebisingan,dan getaran.
  11. Mencegah dan mengendalikan Penyakit Akibat Kerja (PAK) dan keracunan.
  12. Memelihara kebersihan,kesehatan daketertiban.
  13. Keserasian tenaga kerja,peralatan,lingkungan,cara ,dan proses kerja.
  14. Mengamankan dan memperlancar pengangkutan manusia,binatang ,taman ,dan barang.
  15. Mengamankan danmemelihara segala jenis bangunan.
  16. Mengamankan dan memperlancar bongkar muat,perlakuan,dan penyimpanan barang.
  17. Mencegah terkena aliran listrik berbahaya.
  18. Menyesuaikan dan menyempurnakan keselamatan pekerjaan yang resikonya bertambah tinggi.

Keselamatan Kerja

Standar keselamatan kerja secara global tercantum dalam Occupational Safety and Health Administration (OSHA).

OSHA bertujuan meningkatkan kesehatan kerja bagi para pekerja sehingga mencegah terjadinya kecelakaan kerja yang dapat merugikan perusahaan ataupun pekerja itu sendiri.

Standar keselamatan kerja di Indonesia juga diatur dalam landasan hukum sebagai berikut : 

  1. Undang-undang Republik Indonesia nomor 1 tahun 1970 tentang keselamatan kerja. Undang-undang ini tidak hanya mengatur keselamatan kerja, tetapi juga mengatur kesehatan kerja. Hal-hal yang dijelaskan dalam undang-undang nomor 1 tahun 1970, diantaranya mengenai tempat kerja, syarat keselamatan kerja, masalah kecelakaan hak dan kewajiban pekerja, serta kewajiban pimpinan. 
  2. Undang-undang Republik Indonesia nomor 13 tahun 2003 tentang ketenagakerjaan. Keselamatan dan kesehatan kerja diatur pada paragraf 5 pasal 86 (1)a, menjelaskan bahwa setiap pekerja/buruh berhak memperoleh perlindungan keselamatan dan kesehatan kerja.
  3. Peraturan menteri tenaga Kerja RI nomor Per-05/MEN/1996 tentang sistem manajemen k3 peraturan ini menjadi pedoman dalam pelaksanaan sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja (SMK3).
Keselamatan kerja dapat dimaknai sebagai tindakan yang dilakukan untuk melindungi pekerja yang berada di tempat kerja, peralatan, benda kerja, serta lingkungan agar aman dan terhindar dari kemungkinan terjadinya kecelakaan. Keselamatan kerja menjadi bagian yang sangat penting dalam aktivitas kerja di industri oleh karena itu, setiap pekerja harus melaksanakannya bekerja dengan aman dan selamat merupakan harapan semua orang. 

Tujuan Keselamatan Kerja

Ada tiga hal yang menjadi tujuan keselamatan kerja demi terwujudnya masyarakat dan lingkungan kerja yang aman,sehat,dan sejahtera.
  1. Melindungi keselamatan tenaga kerja pada saat bekerja. 
  2. Memberikan jaminan keselamatan dan kesehatan pada setiap orang yang berada di lingkungan kerja. 
  3. Memelihara dan menggunakan sumber produksi secara aman dan efisien.



Senin, 07 Oktober 2024

Potensiometer

 1. Pengertian Potensiometer: Potensiometer adalah alat yang digunakan untuk mengukur dan membandingkan tegangan listrik. Prinsip kerjanya berdasarkan pada hukum Ohm dan prinsip pengukuran resistansi.

2. Prinsip Kerja: Potensiometer beroperasi dengan menggunakan resistansi tetap dan resistansi variabel. Ketika tegangan diterapkan di seluruh rangkaian, pembagi tegangan terjadi antara resistor tetap dan resistor variabel. Dengan mengubah nilai resistansi variabel, kita dapat mengukur tegangan secara akurat.

3. Rangkaian Potensiometer: Rangkaian dasar potensiometer terdiri dari:

  • Resistor tetap (R1): Memberikan resistansi tetap.
  • Resistor variabel (R2): Digunakan untuk menyesuaikan resistansi.
  • Sumber tegangan (V): Menyediakan tegangan untuk pengukuran.
  • Galvanometer: Alat untuk mengukur arus listrik, sering digunakan untuk menunjukkan perbedaan tegangan.

4. Hukum Ohm: Dalam konteks potensiometer, hukum Ohm (V = I × R) sangat relevan. Ketika arus (I) mengalir melalui resistor, tegangan (V) yang terukur sebanding dengan resistansi (R).

5. Penggunaan Potensiometer:

  • Pengukuran Tegangan: Potensiometer dapat digunakan untuk mengukur tegangan DC dengan cara membandingkan tegangan yang tidak diketahui dengan tegangan referensi.
  • Koreksi Kalibrasi: Dalam instrumen pengukuran, potensiometer digunakan untuk kalibrasi alat agar memberikan hasil yang akurat.
  • Pengaturan Volume: Dalam aplikasi audio, potensiometer berfungsi sebagai pengatur volume dengan mengubah resistansi.


Jumat, 27 September 2024

Macam-macam telekomunikasi

 a.    Komunikasi dan informasi

Komunikasi memegang peranan yang sangat penting dalam kehidupan kita karena kita selalu terlibat dalam salah satu bentuknya, misalnya:

1)       percakapan antar individu;

2)       mengirim dan/atau menerima surat;

3)       percakapan melalui telepon;

4)       melihat televise;

5)       mendengarkan radio, dan lain-lain.

Tujuan teknik komunikasi ialah bagaimana menyampaikan informasi ke tempat tujuan dengan cepat dan tepat.

 

Terdapat berbagai cara untuk melakukan komunikasi misalnya dengan suara, gerak-gerik atau lambang-lambang dalam bentuk gambar. Sebelum ditemukannya sinyal listrik komunikasi jarak jauh dilakukan dengan menggu­nakan antara lain bunyi-bunyian seperti tambur, kentongan, asap (misalnya: cara suku Indian di Amerika), binatang (misalnya merpati pos), kurir, atau sinyal cahaya (misalnya pada kapal laut). Pada masa kini komunikasi jarak jauh sebagian besar menggunakan terutama sinyal listrik ataupun elektro-optik. Alasan penggunaan sinyal listrik ialah jarak yang dapat dicapainya dapat dikatakan tidak terbatas dan kecepatannya sangat tinggi (kira-kira 300.000 km per detik).

Pembangkitan sinyal listrik relatif mudah demikian pula proses pengubahan bentuk sinyal lain ke dalam besaran listrik dan sebaliknya dapat dikatakan sangat mudah. Misalnya suara yaitu besaran tekanan udara dapat dengan mudah diubah menjadi besaran listrik dengan pertolongan mikrofon dan loudspeaker dengan sempuma dapat mengembalikan sinyal listrik tersebut kembali ke bentuk asalnya yaitu tekanan udara. Besaran lain dapat diubah menjadi besaran listrik dengan bantuan alat pengubah, yang umumnya dinamakan "transduser", yang tepat.

Masalah utama dalam komunikasi ialah efisiensi yaitu menyalurkan informasi secepat mungkin dengan kesalahan sesedikit mungkin. Di dalam membicarakan komunikasi, informasi yang ingin disampaikan telah diubah bentuk asalnya menjadi besaran listrik yang digambarkan oleh bentuk gelombang listrik tertentu (misalnya gelombang sinusoidal, pulsa, dan lain ­lain). Besaran listrik ini kemudian dibawa ke tempat tujuannya sedapat mungkin dalam keadaan yang tepat sama seperti aslinya.

Sebagai contoh. bilamana 2 orang ingin berkomunikasi satu dengan yang lain yaitu melakukan pembicaraan suara, mereka dapat menggunakan sepasang kawat yang ujungnya dilengkapi dengan mikrofon dan loudspeaker. Mikrofon bertugas mengubah gelombang suara menjadi gelombang listrik, kawat menyalurkan gelombang listrik tersebut ke tempat tujuannya yaitu loudspeaker, sedangkan loudspeaker tersebut mengubah kembali gelombang atau sinyal listrik tersebut kembali menjadi gelombang suara yang sama dengan yang dikirimkan oleh orang pertama tadi.

Pihak kedua akan menerima berita yang dikirimkan oleh pihak pertama. Proses yang sama akan terjadi bila pihak kedua menjawab ataupun melakukan percakapan dengan pihak pertama. Tetapi bila jaraknya terlalu jauh maka gelombang listrik yang umumnya berupa tegangan listrik yang dikirimkan akan mengalami gangguan yaitu berkurang besamya (peredaman atau attenuation) sehingga besar kemungkinan tegangan pada penerima demikian kecilnya sehingga informasi yang diterima tidak jelas.

Dalam penyalurannya informasi mengalami gangguan lain yang dikenal sebagai derau (noise). Bila derau ini terlalu besar informasi yang dikirimkan akan terganggu. Penggunaan penguat (amplifier) tidak akan memecahkan masalah karena baik sinyal informasi maupun derau tersebut akan diperkuat bersama-sama. Di dalam komunikasi harus diusahakan agar pengaruh derau diperkecil dan kalau dapat dihilangkan sama sekali. Berbagai teknik mengurangi pengaruh derau ini telah dirancang dan dipergunakan dengan hasil yang memuaskan.
 
Dalam proses komunikasi umumnya sinyal informasi tidak langsung disalurkan ke penerima tetapi mengalami perubahan terlebih dahulu supaya jarak yang dapat dicapainya dapat jauh. Untuk mencapai jarak jangkauan yang diinginkan diperlukan energi. Energi yang dibutuhkan harus diberikan pada sinyal informasi tersebut. Sinyal informasi ini yang biasanya dibawa oleh suatu gelombang pembawa (carrier) mempunyai cukup energi untuk mencapai tempat tujuannya. Proses pengubahan sinyal informasi agar dapat dibawa oleh gelombang pembawa untuk penyaluran disebut modulasi.

Pada penerima terjadi proses sebaliknya yaitu, penerimaan sinyal informasi dari gelombang pembawa. Proses ini disebut demodulasi.Untuk menyalurkan informasi baik yang dibawa oleh gelombang pembawa maupun tidak diperlukan suatu medium yang umumnya dikenal sebagai saluran transmisi. Saluran transmisi ini mempunyai berbagai bentuk dan ragam. Pemilihannya ditentukan oleh berbagai faktor seperti harga, biaya operasi dan besaran teknik seperti kecepatan, lebar frekuensi dan lain-lain. Oleh karena saluran transmisi pada dasamya cukup mahal harganya, penggunaannya harus seefisien mungkin. Akibatnya timbul usaha untuk menyalurkan informasi dari berbagai sumber melewati satu saturan transmisi seperti misalnya multiplexing baik dalam bentuk frekuensi ataupun waktu. 

Di dalam komunikasi yang hendak disampaikan ialah informasi. Informasi ini dapat berupa suara, tulisan atau gambar. Dan perkembangan terakhir data. Walaupun semua bentuk informasi di atas sekarang ini dapat dipandang sebagai data, tetapi pada umumnya yang dianggap data ialah informasi atau sinyal yang dapat diolah lebih lanjut oleh perangkat pengolah data yang umumnya ialah komputer.
 
Informasi yang berbentuk sinyal listrik yang disalurkan ke tempat yang jauh mula-mula menggunakan kode Morse, yaitu yang dikenal sebagai sistem telegraf. Telegraf merupakan pelopor komunikasi dengan sinyal listrik. Kemudian dikembangkan penyaluran informasi suara yaitu sistem telepon yang diketemukan oleh Alexander Graham Bell.

Telepon merupakan bentuk komunikasi yang efisien karena dalam satu satuan waktu informasi yang disampaikannya sangat besar jumlahnya, apalagi jikalau diterima langsung oleh manusia. Oleh karena itu dengan cepat sistem telepon meninggalkan sistem telegraf dan berkembang terus dengan pesat sampai sekarang ini. Sistem telepon merupakan sistem komunikasi yang perkembangannya sangat pesat dan teknologinya semakin canggih.

Sistem telepon yang telah terpasang di seluruh dunia merupakan sistem yang paling kompleks yang pemah dibuat manusia. Hampir semua tempat di dunia dapat dicapai dengan pesawat telepon. Semua informasi diperoleh dan disebarluaskan dengan bantuan jaringan komunikasi telepon.Informasi suara juga dapat disalurkan melalui sistem siaran radio, tetapi cara ini bermanfaat kalau informasi tersebut berlaku umum dan tidak bersifat pribadi. Oleh karena itu perkembangannya tidaklah sepesat komunikasi telepon. Penggunaan komunikasi radio sangat dibatasi oleh peraturan-­peraturan yang ketat yang tidak boleh dilanggar.

Jenis informasi lain yang sering hendak disalurkan ialah gambar (video) yaitu umumnya, berupa siaran televisi. Perkembangan teknologi memungkin­kan dikirimnya gambar dengan cara lain yaitu melalui saluran telepon. Percobaan-percobaan ke arah ini telah dilakukan dan cukup berhasil. Bilamana yang dikirimkan berupa gambar yang termasuk golongan grafik (yaitu gambar tanpa gerakan misalnya foto, gambar teknik, dan lain-lain) sistem telepon sudah dapat menunjangnya dengan sempuma yaitu dengan peralatan facsimile yang pemakaiannya berkembang dengan pesat pada beberapa tahun terakhir ini.
 
Dengan perkembangan teknik digital dan sistem pengolahan data (data processing) mulailah perkembangan sistem komunikasi yang lain yang dikenal sebagai sistem komunikasi data. Dalam sistem ini yang disalurkan adalah data. Komunikasi data menuntut keandalan yang tinggi karena dalam informasi suara atau berita (message), kesalahan (sampai batas tertentu) yang terjadi tidak akan mengubah arti sebenamya dari informasi yang cacat tersebut karena manusia dapat memperbaiki kesalahan tersebut dengan menarik kesimpulan berdasarkan konteks dari informasi itu. 

Sedangkan komunikasi data hampir tidak mempunyai kemungkinan ini karena alat pengolah data sampai saat ini tidak dapat melakukan penarikan kesimpulan berdasarkan konteks yang dihadapinya. Dengan penggunaan kode khusus keandalan data yang diterima maupun dikirimkan dengan menggunakan saluran komunikasi dapat dijaga agar tetap tinggi.

Perkembangan lebih lanjut dari teknik telekomunikasi ialah pengintegrasian semua jenis komunikasi yang masing-masing mempunyai jaringan tersendiri menjadi satu. Sistem seperti ini dikenal dengan nama ISDN (Integrated Services Digital Network) atau Jaringan Pelayanan Digital Terpadu.

b.    Bentuk Komunikasi

Macam-macam telekomunikasi yang kita kenal saat ini:

1)       Komunikasi suara
2)       Komunikasi berita dan gambar
3)       Komunikasi data 


1)   Komunikasi suara

Komunikasi suara merupakan bentuk komunikasi yang paling umum. Beberapa cara yang telah dikembangkan jangkauannya dapat meliputi hampir semua tempat di dunia. Karena melihat manfaat dan kebutuhannya dikembangkanlah berbagai cara komunikasi suara yang

masing-masing digunakan sesuai dengan keadaan dan kebutuhan setempat. Beberapa cara komunikasi suara yang umum dikenal:

Komunikasi radio siaran (Radio Broadcasting) 

Informasi dipancarkan ke segala arah siapa pun diperbolehkan menerima informasi itu. Informasi yang dikirimkan biasanya bersifat umum. Jangkauannya agak terbatas tergantung dari daya pemancamya serta izin operasinya. Jumlah pihak yang mengirimkan informasi sangat dibatasi karena adanya peraturan baik lokal maupun intemasional yang harus dipatuhi.

a)       Komunikasi radio amatir

Informasi juga, dipancarkan ke segala arah tetapi jumlah pengirim dan penerima informasi terbatas pada mereka yang mempunyai izin beropera­si. Sifat informasi biasanya pribadi.

b)       Komunikasi radio 2 arah

Informasi terbatas pada pengirim dan penerima yang beroperasi dengan saluran atau frekuensi yang sama hingga sifat pribadi dapat terjaga. Informasi umumnya bersangkutan dengan kegiatan niaga (business). kepentingan umum maupun pertahanan dan keamanan. Jarak jangkaunya umumnya terbatas.

c)       Komunikasi radio antar penduduk (Citizen Band)

Sebagaimana namanya hubungan komunikasi ini bersifat pribadi. Jarak jangkaunya sangat terbatas dan kerahasiaan tidak terjamin karena semua pesawat penerima sistem komunikasi ini dapat menerima informasi yang disampaikan.

d)       Komunikasi telepon

Merupakan bentuk komunikasi suara yang paling bermanfaat dan yang paling besar lingkup jangkauannya. Hampir semua tempat di dunia dapat dicapai oleh sistem ini. Informasi dapat bersifat pribadi mumi maupun niaga. jumlah informasi yang disampaikan tidak dibatasi. kerahasiaan dapat dijaga. Pengoperasian pesawat penerima maupun pengirim tidak memerlukan keahlian maupun pendidikan khusus.

2)   Komunikasi dan berita gambar

Dalam bentuk komunikasi ini informasi yang dikirimkan adalah berita tertulis ataupun gambar. Gambar yang dikirim berupa gambar hidup (dikenal sebagai video) atau gambar diam (statis) misalnya gambar teknik, Grafik, dan lain-lain. Komunikasi macam ini sangat penting dalam dunia niaga karena adanya bukti tertulis (hardcopy) yang juga merupakan salah satu keuntungan dibandingkan dengan komunikasi suara. Komunikasi suara unggul dalam hal kecepatan serta jumlah informasi dalam satu saat yang dapat disampaikannya. 

Beberapa cara komunikasi berita dan gambar yang umum dikenal:

a)       Komunikasi telegraf 

Adalah bentuk komunikasi berita yang paling tua. Umumnya berita dikirimkan dalam kode Morse. Dibutuhkan operator yang memahami kode ini agar dapat mengirimkan dan menerima berita. Biaya tidak terlalu tinggi untuk berita yang pendek. Jumlah berita yang dapat dikirimkan per satu satuan waktu terbatas karena kebutuhan akan operator khusus tadi. Berita yang akan disampaikan harus dikumpulkan di lokasi tertentu untuk dikirimkan ke tempat tujuan.

b)       Komunikasi telex

Mirip dengan komunikasitelegraf, tetapi dalam sistem ini digunakan perangkat yang mirip mesin tik sehingga tidak diperlukan operator yang khusus mengenal kode yang digunakan. Perangkat penerima dan pengirim berada. di lokasi pelanggan sendiri. Informasi dapat langsung dikirim dan diterima sehingga kerahasiaan lebih terjaga. Informasi hanya dapat dikirimkan pada penerima yang tersambung pada jaringan telex ini.

c)       Komunikasi facsimile

Melalui saluran telepon dikirimkan informasi berita berupa gambar statis ataupun segala sesuatu yang tertulis atau tercetak. Dapat dianalogikan dengan mesin foto copy jarak jauh. Facsimile mempunyai keuntungan lebih daripada telex karena adanya kemungkinan mengirimkan gambar.

d)        Komunikasi siaran televisi

Sebelum berkembangnya komunikasi data bentuk komunikasi ini merupakan satu-satunya bentuk komunikasi gambar bergerak (video). Pada beberapa negara siaran televisi disalurkan melalui jaringan kabel khusus dan sistem ini dikenal sebagai Cable Television. Umumnya semua pesawat televisi dapat menerima informasi yang disalurkan kecuali jikalau pemancar menghendaki sebaliknya (misalnya pada Cable Televisio­n atau siaran televisi terbatas). Dengan berkembangnya teknologi dan teknik komunikasi. dua cara di atas dapat dikombinasi. misalnya video-phone yaitu hubungan telepon dengan gambar.

3)   Komunikasi data

Bentuk komunikasi lain yang saat ini sedang berkembang dengan pesat yaitu menyalurkan informasi berupa data ke penerima. Komunikasi data merupakan bentuk khusus dari komunikasi umumnya. Setiap macam komunikasi mempunyai sifat-sifat khasnya yang tersendiri. Tujuan yang ingin dicapai sama untuk setiap sistem komunikasi yaitu mengalihkan informasi dari satu tempat ke tempat lain. Di dalam komunikasi data. informasi ini umumnya disebut data atau berita. Berita atau message ini dapat mempunyai berbagai macam bentuk misalnya rumus matematika, tulisan, gambar, dan lain-lain. 

Berita inilah yang dikembangkan proses komunikasi data. Secara langsung data dapat dikirimkan oleh peralatan pengolah data atau juga penerimanya. Berbagai sistem atau merk perangkat pengolah data sekarang dapat saling berhubungan tukar menukar data dan informasi. Jarak dan waktu tidak lagi menjadi masalah yang besar. Informasi yang dahulu terbatas baik penggunaan maupun persediaan­nya menjadi tersedia secara luas. Penyebarluasan informasi dapat berlangsung dengan cepat melampaui batas-batas geografik serta politik. 

Dengan berkembangnya komunikasi data. berbagai bentuk jasa yang menyangkut pengambilan dan penyebarluasan informasi berkembang demikian pula teknologi komunikasi serta teknologinya juga berkembang dengan pesat.  

Kamis, 26 September 2024

KARAKTERISTIK GELOMBANG FREKUENSI RADIO DAN PROPAGASI SINYAL RADIO


          Getaran adalah gerakan bolak-balik dalam suatu interval waktu tertentu. Sementara itu, gelombang merupakan suatu getaran yang merambat, selama perambatannya gelombang membawa energi. Pada gelombang, materi yang merambat memerlukan medium, tetapi medium tidak ikut berpindah.

            Apabila kita berbicara tentang propagasi maka kita menyentuh pengetahuan yang berhubungan dengan pancaran gelombang radio. Seperti kita ketahui bahwa apabila kita transmit, pesawat kita memancarkan gelombang radio yang ditumpangi oleh audio kita.

Gelombang radio yang dipancarkan tadi berupa gelombang elektromagnetik bergerak menuruti garis lurus. Gelombang radio mempunyai sifat seperti cahaya, ia dapat dipantulkan, dibiaskan, didefraksi dan dipolarisasikan. Kecepatan rambatnya sama dengan kecepatan sinar ialah 300.000 km per detik.

            Di angkasa luar, ialah di luar atmosphere bumi terdapat lapisan yang dinamakan ionosphere. Ionosphere merupakan suatu lapisan gas yang terionisasi sehungga mempunyai muatan listrik, lapisan ini berbentuk kullit bola raksasa yang menyelimuti bumi. Lapisan ini dapat brpengaruh pada jalannya gelombang radio.

            Frekuensi gelombang radio  yang  mungkin  dapat  dipantulkan  kembali adalah  frekuensi  yang  berada  pada  range  Medium  Frequency  (MF)  dan  High Frequency (HF). Adapun gelombang radio pada Very High Frequency (VHF) dan Ultra High Frequency (UHF) atau yang lebih tinggi, secara praktis dapat dikatakan tidak dipantulkan oleh ionosphere akan tetapi hanya sedikit dibiaskan dan terus laju ke angkasa luar. Gelombang radio yang menghilang ke angkasa luar tadi dalam istilah propagasi dikatakan skip.

Tabel pembagian band frekuensi radio:

 

Kerugian pada permukaan bumi dengan naiknya frekuensi akan semakin BESAR.  Gelombang  bumi  dapat  merambat  dalam  daerah  gelombang  panjang sampai  1000  km,  dalam  daerah  gelombang  menengah  hanya  sampai  300  Km dan  dalam  daerah  gelombang  pendek  sampai  100  km.  Gelombang  angkasamerambat  secara  GARIS  LURUS,  berhubung  dengan  itu  angkasa  tidak  bisa mengikuti permukaan bumi kita.

Pada  daerah  frekuensi  sebagian  dari  gelombang  angkasa  kembali  ke permukaan  bumi.  Mereka  dipantulkan  oleh  lapisan  udara  yang  terhampar diketinggian  50  km  sampai  300  km.  Lapisan  udara  pemantul  ini  disebut ionosphere. Lapisan udara yang terionisasi kuat dinamakan lapisan heaviside.

Pancaran  gelombang  radio  oleh  antena  makin  jauh  makin  lemah, melemahnya  pancaran  itu  berbanding  terbalik  dengan  kuadrat  jaraknya,  jadi pada jarak dua kali lipat kekuatannya menjadi 1/22 atau seperempatnya. Angka tersebut masih  belum  memperhitungkan  melemahnya  pancaran  karena hambatan lingkungan dalam perjalanannya.

Arus  akan  membangkitkan  MEDAN  MAGNIT  berbentuk  ring  disekitar antena. Tegangan membangkitkan  MEDAN LISTRIK  antara ujung-ujung antena. Kedua medan  akan  dipancarkan  ke udara.  Medan berganti-ganti  magnetis dan listrik  satu  sama  lain  mempunyai  sudut  900 dan  keduanya  membentuk pemancaran elektromagnetis dari antena.

Senin, 13 Mei 2024

Macam-macam Tuner

 Ada tiga macam jenis tuner berdasarkan metode pergeseran frekuensinya :

  1. Tuner manual : Tuner  manual pada umumnya ditemukan pada perangkat televisi model lama yang masih manual.Biasanya tuner jenis ini memiliki metode pergeseran menggunakan varco yang dilengkapi knop.Pada dasarnya ,jenis tuner ini terdiri dari 1 band untuk modul tuner saja.
  2. Tuner VT : Jenis tuner ini memiliki metode pergeseran menggunakan tegangan sebagai pengontrolnya.Reaktor aktif pada tuner ini menggunakan dioda varaktor.Tuner VT ini memiliki ciri-ciri menggunakan pin atau kaki yang digunakan sebagai inputan tegangan kontrol frekuensi yang disebut kaki Voltage Tune (VT).Untuk tegangan VT memiliki rentang 0-30 Volt.Televisi model lama memiliki tegangan VT yang dihasilkan oleh potensio atau trimpot pemilih channel dan untuk televisi model terbaru sudah menggunakan IC program untuk sistem pengontrolnya.
  3. Tuner PLL : Tuner PLL memiliki metode pergeseran yang sama dengan jenis tuner VT,pembedanya jenis tuner PLL dilengkapi rangkaian PLL.Penggunaan rangkaian PLL ini memudahkan pergeseran menggunakan data yang dikirim oleh IC program menuju proses PLL pada tuner.Umumnya ,tuner ini menggunakan bus data dengan jenis 12C karena bus tersebut sudah digunakan pada desain televisi.Tuner ini memiliki ciri utama yaitu terdapat pin atau kaki  SDA dan SCL serta pin untuk sumber tegangan VT tetap.

Sabtu, 11 Mei 2024

Relay

Relay adalah komponen yang dipakai dalam berbagai kebutuhan alat-alat elektronika, seperti untuk rangkaian radio control aeromodelling. Komponen elektromagnet adalah switch mekanik yang dipasang bersamaan dengan angker elektromagnet dan kumparan. Jika arus melalui gulungan, maka Medan magnetnya akan menarik jangkar untuk menutup atau membuka. Bila tidak ada arus, maka relaynya akan bergerak ke posisi semula. Relay AC dan DC bekerja dari 16, 12, 24, 48, 117 dan 240 volt.

Adaptor

Adaptor adalah : alat penstabil arus yang berfungsi menyesuaikan arus dengan kebutuhan sirkuitnya. Misalkan, sumber asli arusnya berkekuatan 100 watt, sedangkan sirkuit alat elektronikanya hanya memerlukan kekuatan 6 volt  atau 9 volt, maka alat ini bisa digunakan untuk menstabilkan arus agar alat elektronika bisa bekerja sesuai dengan arus yang diperlukan.


Senin, 29 April 2024

Gain

 Gain atau directivity adalah salah satu parameter antena untuk mengukur kemampuan antena dalam mengarahkan radiasi sinyal atau menerima sinyal dari arah tertentu.Dengan demikian,gain berfungsi mengukur efisiensi sebuah antena.Satuan pada gain diukur dalam bentuk desibel.



Minggu, 31 Maret 2024

Directional

Directional adalah pola radiasi dengan arah pancar yang hanya diarahkan pada satu tempat. Directional termasuk salah satu jenis antena narrow beamwidth yang merupakan antena dengan sudut pemancaran kecil,tetapi dayanya lebih terarah.

Beamwidth antena

Beamwidth antena adalah besarnya berkas pada antena yang dapat dilihat pada sudut pancaran antena.Berkas ini memiliki luas yang disebut luas berkas atau beam area.Beam area adalah luas sudut ruang yang menjadi wakil arah pancaran daya dari antena.

Senin, 25 Maret 2024

PCB

PCB merupakan singkatan dari Printed Circuit Board merupakan alat yang digunakan untuk menghubungkan komponen elektronik dalam komputer dengan lapisan jalur konduktornya.

Dalam bahasa Indonesia sering diterjemahkan menjadi Papan Rangkaian Cetak atau Papan Sirkuit Cetak.


Minggu, 17 Maret 2024

Modulasi Digital

 Modulasi digital adalah :Proses penumpangan sinyal digital (bit stream) ke dalam sinyal carrier yang dilakukan dengan mengubah karakteristik dan sifat gelombang pembawa (Carrier).

Sabtu, 02 Maret 2024

Sinyal digital

 Sinyal digital adalah sebuah jenis sinyal yang memiliki nilai berbentuk digital. Nilai bilangan pada sinyal digital hanya bilangan biner.

Bentuknya juga hanya gelombang pulsa. Sinyal digital dapat mengirimkan informasi dengan kecepatan tinggi secara berulang tanpa mengurangi kualitas dan kuantitas informasi. Daya kerja sinyal digital rendah dan memiliki kinerja maksimal.



Rabu, 28 Februari 2024

GELOMBANG ELEKTROMAGNETIK

 Gelombang elektromagnetik adalah :

Gelombang yang memancar tanpa media rambat yang membawa muatan energi listrik dan

magnet (elektromagnetik). Tidak seperti gelombang pada umumnya yang membutuhkan media

rambat, gelombang elektromagnetik tidak memerlukan media rambat (sama seperti radiasi).

Oleh karena tidak memerlukan media perambatan, gelombang elektromagnetik sering pula

disebut sebagai radiasi eletromagnetik.

Selasa, 27 Februari 2024

RESISTOR

Hampir semua rangkaina elektronika pada umumnya menggunakan komponen yang disebut Resistor atau tahanan listrik. Dalam prakteknya resistor ada juga yang menyebut Werstand

Fungsi resistor dalam suatu rangkaian adalah :

  • Untuk menghambat arus listrik
  • Mengatur besarnya arus yang mengalir
  • Membagi arus dalam suatu rangkaian

Dalam bidang elektronika kita mengenal beberapa macam jenis resistor yaitu :

  1. Resistor tetap
  2. Resistor Variabel/Potensiometer
  3. Resistor Peka cahaya
  4. Resistor peka tahanan
  5. Resistor peka temperature

Resistor memilikinilai satuan.Untuk menentukan besar kecilnya nilai resistor dinyatakan dengan satuan Ohm atau disingkat dengan tanda ( berasal dari huruf Yunani Omega ). Nama Ohm diberikan atas penghargaan kepeda yang menemukannya yaitu seorang berkebangsaan jerman yang bernama George Simon Ohm ( 1787 – 1854 ).

Nilai satuan terbesar yang dipergunakan untuk menentukan besar kecilnya nilai resistor adalah :

· 1 kilo Ohm (K ) = 1.000

· 1 Mega Ohm = 1.000.000 = 1.000 K



Antena omni

 Antena omni adalah antena dengan bentuk menyerupai tongkat yang memiliki ukuran kecil.Antena omni

 ini dapat memancarkan gelombang yang sama ke segala arah dan memiliki cakupan yang luas

 sehingga dapat membentuk sepererti lingkaran 3600  




Meskipun cakupan yang dimiliki antena omni cukup luas ,namun jangkauannya tetap pendek.Umumnya antena ini digunakan untuk hotspot area.